Tuesday, May 5, 2009

Eiffel, Tolong!~Clio Freya

Ada beberapa buku yang membuat saya bangga terlibat dalam kelahirannya. Novel ini salah satunya. Bangganya saya itu berkaitan dengan betapa rapinya novel ini. Sebenarnya, selain untuk meluruskan beberapa titik-koma, novel ini tidak perlu editor.

Kenapa rekomendasi saya bisa begitu berbunga-bunga? Saya tidak biasa memuji, bahkan agak muak dengan novel-novel yang dipuja-puji orang. Euh, apa novel-novel itu tidak bisa "Speak for themselves"? Jadi, moga-moga puji-pujian saya ini tidak membuat yang membaca resensi ini malah jadi muak pada "Eiffel, Tolong!"

Bisa dibilang menjual kata "Eiffel", yang jadi magnet buat pembaca di mana-mana di seluruh dunia, novel ini memulai dirinya dengan judul yang tepat. Judul juga bisa mengantar pembaca kecele menduga ini novel cinta macam "Eiffel, I'm in Love". Tapi, tidak!

Bersiapkan terseret dalam dunia thriller yang seru, penuh adegan laga, dan spionase macam serial Alias, CSI, atau Mission Impossible. (Salah satu pertanyaan saya waktu bertemu pengarangnya adalah, "Kamu suka nonton Alias, ya?"--soalnya saya suka sekali serial itu.) Tokoh-tokohnya yang masih remaja--dan mengakibatkan buku ini terpaksa masuk genre teenlit--tidak mengurangi keseruan cerita. Tapi jangan bayangkan juga ceritanya jadi kayak teen spy atau seri Alex Rider-nya Horrowitz.

Anyway, adalah Fay, remaja Jakarta kelas 2 SMA yang berlibur ke Paris sendirian. Tadinya dia ke Paris karena ikut ibunya yang tugas ke sana, tapi detik terakhir tugas ibunya dipindah ke Brazil. Rencananya Fay akan ikut sekolah bahasa Prancis selama 2 minggu, lalu ikut tur selama 3 hari.

Semangat, semangat, semangat! Bagi orang yang pernah menghabiskan 3 hari di Paris, saya langsung membayangkan kegiatan Fay. Apa dia ke Eiffel, Louvre, dkk?

Salah besar, sodara-sodara! Fay ternyata terjebak dalam konspirasi bisnis dan militer mengerikan yang dijalankan oleh Andrew, konglomerat yang mau menghalalkan segala cara demi berhasilnya bisnis yang dijalankannya.

Dianggap mirip sekali dengan keponakan saingan bisnisnya yang orang Malaysia, Andrew menculik Fay dan men-trainingnya sehingga menjadi fotokopi sang keponakan. Dua minggu yang seharusnya jadi 2 minggu terindah dalam hidup Fay berubah bersimbah air mata.

Fay yang gak hobi olahraga dipaksa lari lintas alam dan push-up setiap hari. Fay yang gak pernah dandan dipaksa belajar memoles wajah dan memakai sepatu hak tinggi. Dan Andrew tidak segan-segan menerapkan hukuman fisik bila Fay menolak.

Tapi bukannya tidak ada sparks yang menyenangkan. Fay berjumpa Reno dan Ken. Ken, keponakan Andrew, menjadi mentornya. Sementara Reno adalah teman les bahasanya. Meski awal hubungannya dengan Ken suram, pemuda ini malah membuatnya merasakan sekilas summer love. Sementara Reno selalu melindunginya bak kakak.

Saat Fay sudah sempurna berubah menjadi Sheena, si gadis Malaysia, ia diterjunkan masuk ke rumah saingan bisnis Andrew. Tapi tugas yang mustahil itu akhirnya...

Wah, seru bin asyik banget membaca novel yang sangat rapi ini. Serasa nonton film! Dan... baiklah saya hentikan resensi ini sebelum lebih memuji lagi.

5 comments:

dj sang pemimpi said...

saya sudah membaca novelnya, dan ceritanya benar-benar seru.

jujur saja ini buku pertama tentang petulangan yang benar-benar membuat saya merinding saat membacanya.

endingnya benar-benar tidak terbaca, itu menjadi nilai plus bagi novel ini.

oh ya, kapan novel ke duanya akan keluar??

teman saya yang sudah membaca novel ini, sampai tidak sabar menunggu terbitnya.

kira-kira novelnya akan terbit tahun ini atu tahun depan?

Anonymous said...

novelnya bener bener seru,
meskipun saya tidak menyukai sikap Andrew yang menurut saya kasarrr,dan pemaksa..
gag sabarr nunggu kluar novel kedua..
antara Fay, Kent, atau Reno...

Salut bwadt Clio..

Anonymous said...

Hii...
Saya suka sekali dengan novel ini..
Ceritanya seru sekali..
Hmm.. Kalau boleh tahu novel keduanya sudah terbit atau belum ya?? Dan judulnya apa??
Saya ingin sekali baca novel kedua..
Thx be4..:D

Anggastya Diah Andita said...

WOW!!! nice NOVEL!! I LIKE IT,before I read this book I don't like the adventure novel but after i read this novel hmm so.. I like eiffel, tolong! I'll buy the second book of Eiffel,Tolong!

Icha Kyucha said...

buku ini benar2 seru..
pertama membaca saya tidak begitu suka, tetapi setelah sampai di halaman 32 tepatnya saat Fay diculik saya mulai suka dan tidak berhenti membaca sampai ceritanya habis.