<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss'><id>tag:blogger.com,1999:blog-8497786469349700965</id><updated>2009-12-30T00:48:31.573-08:00</updated><title type='text'>Menyebarkan Virus Baca</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://virusbaca.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8497786469349700965/posts/default?orderby=updated'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://virusbaca.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8497786469349700965/posts/default?start-index=26&amp;max-results=25&amp;orderby=updated'/><author><name>editor</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16351512599738713257</uri><email>noreply@blogger.com</email></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>54</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8497786469349700965.post-2013215382630682087</id><published>2009-10-28T11:56:00.001-07:00</published><updated>2009-10-28T13:22:58.300-07:00</updated><title type='text'>तेंतंग बुकू</title><content type='html'>&lt;div xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"&gt;&lt;p&gt;A book is a set or &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Category_of_sets"&gt;collection&lt;/a&gt; of written, printed, illustrated, or blank sheets, made of &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Paper"&gt;paper&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Parchment"&gt;parchment&lt;/a&gt;, or other material, usually fastened together to hinge at one side. A single sheet within a book is called a &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Recto"&gt;leaf&lt;/a&gt;, and each side of a leaf is called a &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Page_(paper)"&gt;page&lt;/a&gt;. A book produced in electronic format is known as an &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/E-book"&gt;e-book&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Books may also refer to a literature work, or a main division of such a work. In &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Library_and_information_science"&gt;library and information science&lt;/a&gt;, a book is called a &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Monograph"&gt;monograph&lt;/a&gt;, to distinguish it from serial &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Periodical"&gt;periodicals&lt;/a&gt; such as &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Magazine"&gt;magazines&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Journal"&gt;journals&lt;/a&gt; or &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Newspaper"&gt;newspapers&lt;/a&gt;. The body of all written works including books is &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Literature"&gt;literature&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;In &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Novel"&gt;novels&lt;/a&gt;, a book may be divided into several large sections, also called books (Book 1, Book 2, Book 3, etc).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;A lover of books is usually referred to as a &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Bibliophile"&gt;bibliophile&lt;/a&gt;, a bibliophilist, or a philobiblist, or, more informally, a &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Bookworm"&gt;bookworm&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;A store where &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Bookselling"&gt;books are bought and sold&lt;/a&gt; is a bookstore or bookshop. Books can also be borrowed from &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Library"&gt;libraries&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;img src="http://www.gramedia.com/buku_detail_gambar.asp?id=JJZM0527" /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8497786469349700965-2013215382630682087?l=virusbaca.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://virusbaca.blogspot.com/feeds/2013215382630682087/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=8497786469349700965&amp;postID=2013215382630682087' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8497786469349700965/posts/default/2013215382630682087'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8497786469349700965/posts/default/2013215382630682087'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://virusbaca.blogspot.com/2009/10/halo.html' title='तेंतंग बुकू'/><author><name>My Wife</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16113086768760902356</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='13729009591037612760'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8497786469349700965.post-611826805170258282</id><published>2009-07-29T07:58:00.000-07:00</published><updated>2009-07-29T07:59:00.883-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ulasan'/><title type='text'>Palace of Illusions ~ Chitra Banerjee Divakaruni</title><content type='html'>“Mahabarata dari sudut pandang Dropadi.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waw! Sebagai penggemar Mahabarata saya sudah membaca berbagai versinya. Mulai dari cerita bergambar, sampai kitab lusuh yang berpanjang-panjang memuat percakapan Arjuna dan Kresna saat Arjuna dilanda kebimbangan di medan perang. Tapi belakangan saya agak malas membaca berbagai versi baru Mahabarata yang muncul di toko buku. What's new?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah yang “new”, Mahabarata dari sudut pandang Dropadi. Tokoh kontroversial yang selama ini sangat sedikit diulas, meskipun perannya dalam mencetuskan perang raya di padang Kurusetra lumayan besar. Dan tentu saja versi Mahabarata yang ini sangat baru, karena dipandang dari mata seorang perempuan. Waw! (Sekali lagi.) Divakaruni benar-benar iseng, nekat, sangat imajinatif, dan berani! Dan hasilnya adalah kisah yang benar-benar baru. Penuh rasa, penuh detail, penuh emosi, sangat perempuan. Saya sangat menikmati membaca Mahabarata yang ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diawali dengan latar belakang Dropadi (saya merasa agak aneh dengan penulisan nama ini karena lebih terbiasa dengan “Drupadi”) yang jarang-jarang terungkap, kisah ini awalnya mengalir mulus dan riang. Dropadi cilik sampai remaja adalah gadis cerdas yang selalu ingin tahu dan tidak sabaran. Juga agak tidak pede karena kulitnya hitam. Tapi dia diselimuti cinta kakaknya, Drestadyumna (susah bener, untung sepanjang cerita dia disebut Dre saja) dan sahabatnya Krishna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dre dan Dropadi lahir karena ayah mereka, Raja Dropada, ingin balas dendam pada Dorna, brahmana guru para Pandawa dan Korawa. Oleh karena itu Dre dididik komplet soal pemerintahan dan pertarungan, sementra Dropadi nebeng pendidikannya. Tapi sebagai gadis, Dropadi terpaksa tidak bisa mengikuti seluruh langkah Dre, dan harus juga belajar hal-hal kewanitaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu saat Dropadi ikut pengasuhnya ke seorang brahmana peramal. Oleh sang brahmana, Byasa (yang menuliskan kisah Mahabarata, dan ikut berperan di dalamnya) Dropadi diberitahu dia akan memiliki 5 suami, dan masa depannya akan heboh banget, terutama karena sifatnya yang tidak sabaran dan pemarah. Dropadi tentu tidak percaya pada ramalan itu. Ia hanya senang karena sang brahmana memberinya nama baru, Panchali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selang beberapa lama, Raja Dropada membuat sayembara untuk menikahkan Dropadi. Sasarannya adalah Arjuna, supaya para Pandawa bisa menjadi sekutu mereka saat konfrontasi dengan Drona datang. Saat sayembara, Dropadi menghina Karna (sahabat Duryudana, Raja Angga dan yang disangka anak kusir kereta). Mulailah hubungan cinta dan benci keduanya. Seperti yang diinginkan, Arjuna memenangkan Dropadi dan membawanya kepada saudara-saudaranya. Tak disangka, di pintu rumah, gurauan Bima disambut Kunti (ibu para Pandawa) dengan “Apa pun yang kalian bawa itu harus dibagi untuk kelima putraku.” Dengan demikian jadilah Dropadi istri kelima Pandawa, sesuai ramalan Byasa. Dengan pengaturan tertentu, Dropadi berganti suami setiap satu tahun sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para Pandawa membawa Dropadi ke Hastinapura, lalu ke daerah yang diberikan Drestarata si raja buta kepada mereka. Di daerah baru itu mereka membangun Istana Khayalan, tempat yang sangat dicintai Dropadi. Wilayah yang asalnya gersang itu pun segera menjadi makmur, dan disebut Indraprastha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bencana datang dalam bentuk permainan dadu. Saat memenuhi undangan Duryudana untuk datang ke Hastinapura, Yudistira kalah main dadu dan kehilangan segalanya; kekayaan, istana, adik-adiknya, dan bahkan Dropadi. Dropadi diseret ke ruang singgasana, dan akan ditelanjangi. Dengan bantuan dewata, niat jahat itu gagal. Dropadi bersumpah tidak akan menyisir rambutnya lagi sebelum mengeramasinya dengan darah para Korawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para Pandawa terbuang ke hutan selama 12 tahun. Dropadi menyertai suami-suaminya. Di tahun ke-13, mereka bersembunyi di istana Wirata. Selanjutnya menyusun kekuatan untuk menyerang para Korawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di bagian ini cerita menjadi gelap karena Divakaruni dengan piawai memaparkan dendam dan kebencian perempuan yang dipermalukan. Perempuan yang harus mendorong para lelakinya untuk membela kehormatan dirinya. Perempuan yang berusaha dengan cara apa pun untuk mendapatkan apa yang dia inginkan. Perempuan yang mengerikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perang pecah, dan berakhir mengerikan. Meskipun Pandawa menang, tapi mereka kehilangan makna kemenangan itu sendiri. Saat mereka memerintah Hastinapura dan menjadikannya kerajaan yang makmur sekalipun, bayang-bayang dosa-dosa perang tidak bisa meninggalkan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara garis besar, kisah ini sama sekali tidak melenceng dari Mahabarata yang saya kenal. Tapi bumbu-bumbunya membuat kisah ini berbeda. Dan makna yang tersirat pada kisah ini sangat jelas. Belajarlah mengontrol emosi, belajarnya menjadi dewasa, buanglah dendam. Dan tentu saja, tidak ada manusia yang sempurna. Selain itu kisah cinta Dropadi dengan lelaki-lelakinya juga sangat menarik. Utamanya hubungannya dengan Karna dan Krishna. Betapa Dropadi mencintai Krishna secara platonis, selalu kehilangan Krishna, selalu ingin didampingi Raja Dwaraka itu. Sementara dengan Karna, hati Dropadi terbelah. Sedari remaja dia naksir sang Raja Angga, tapi takdir menetapkan mereka selalu berseberangan. Di detik terakhir, Dropadi baru tahu bahwa Karna pun mencintainya, tapi sudah takdir Karna untuk mati di padang Kurusetra.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anyway, siapa pun yang tertarik pada Mahabarata atau pada seluk-beluk gelap pikiran perempuan harus membaca buku ini. It's a page turner, jelas tidak rugi menguliknya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8497786469349700965-611826805170258282?l=virusbaca.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://virusbaca.blogspot.com/feeds/611826805170258282/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=8497786469349700965&amp;postID=611826805170258282' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8497786469349700965/posts/default/611826805170258282'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8497786469349700965/posts/default/611826805170258282'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://virusbaca.blogspot.com/2009/07/palace-of-illusions-chitra-banerjee.html' title='Palace of Illusions ~ Chitra Banerjee Divakaruni'/><author><name>Donna</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13773257776442342174</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='17558810561795401948'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8497786469349700965.post-4244335178007716022</id><published>2009-07-12T08:48:00.000-07:00</published><updated>2009-07-12T08:49:35.427-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ulasan'/><title type='text'>Khatulistiwa-Edward Stefanus Murdani</title><content type='html'>Di negara kepulauan terbesar di dunia ini, sebetulnya menyedihkan tidak banyak novel yang menjadikan laut, berenang, berlayar, dan main-main air sebagai latar belakangnya. Syukurlah ada &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Khatulistiwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Tema pelayaran erat sekali membungkus semua alur cerita novel ini. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Khatulistiwa &lt;/span&gt;adalah nama perahu layar mungil yang dimiliki Alex, tokoh utamanya. Yah, meskipun Indonesia negara kepulauan, tapi nggak semua orang di negara ini bisa punya perahu sih. Alex kebetulan beruntung karena kakeknya yang pengusaha perkapalan besar (jenis tanker gitu kali) mewariskan perahu layar ini pada cucu semata wayangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alex lebih banyak menghabiskan waktunya di atas &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Khatulistiwa &lt;/span&gt;dan berlayar mengelilingi Kepulauan Seribu di utara Jakarta. Pasalnya, dia memang gerah di rumah karena orangtuanya acap bertengkar soal ini-itu. Selain itu, Alex juga “menghindar” dari Siska, cewek yang ditaksirnya, karena mendapat peringatan dari ibu cewek itu bahwa Siska sudah dijodohkan dengan Randy, anak teman bisnis keluarga mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat libur kelulusan SMA, Alex berniat berlayar agak jauh ke Kepulauan Karimun Jawa di utara Semarang, dan pulang untuk minta izin orangtuanya. Tak disangka, begitu sampai di rumah, dia menyaksikan orangtuanya sedang bertengkar dan ayahnya menyebut dirinya anak haram. Bukan hanya itu, ayahnya juga memukul ibunya. Alex balik memukul ayahnya, lalu lari kembali ke Khatulistiwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah mengetahui ayah kandungnya ternyata tinggal di Kepulauan Natuna, Alex putar haluan ke utara, berniat pergi ke kepulauan dekat Singapura itu untuk mencari ayahnya. Siska ingin ikut, karena ingin menjauh juga dari Randy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulailah kedua remaja itu menyusun rencana. Alex mengajari Siska berbagai hal mengenai pelayaran dan cara menjalankan kapal. Siska menyetok gudang &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Khatulistiwa &lt;/span&gt;dengan berbagai makanan enak untuk bekal selama perjalanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persiapan mereka diganggu Randy yang sempat meracun Skipper—anjing &lt;span style="font-style:italic;"&gt;golden retriever&lt;/span&gt; kesayangan Alex. Untung Skipper bisa diselamatkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alex dan Siska bekerja keras supaya bisa berangkat secepatnya, tapi suatu malam Siska muncul dengan keadaan kacau balau, mengaku baru akan diperkosa Randy. Keadaan itu memaksa mereka untuk segera berlayar, siap atau tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan sampai ke Kepulauan Seribu cukup lancar. Tapi sampai di Pulau Sepa, Randy dan kawanannya menghadang mereka, memukuli Alex, dan membawa Siska. Dengan upaya keras, Alex berhasil membawa kembali Siska. Mereka langsung berangkat menuju Pulau Bangka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pulau Bangka berhasil mereka capai, dan baru mereka menghubungi orangtua mereka. Tidak heran, mereka dimarahi habis-habisan. Orangtua Siska bahkan mau melaporkan Alex ke polisi. Tapi di luar masalah itu, kedua remaja ini bersenang-senang menikmati laut Pulau Bangka yang jernih, dan kekayaan kuliner pempek, ikan bakar, dll, yang nikmat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan dilanjutkan ke Kepulauan Natuna. Mereka sempat dihadang perompak, cuaca buruk, juga sempat mengalami masalah di jalur laut yang padat. Tapi, sampai di Natuna, mereka ternyata berhasil menemukan ayah kandung Alex! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah kisah ini berakhir bahagia? Masih ada kejutan seru di ujung cerita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si pengarang yang rupanya juga bukan anak laut (data diri menyebutkan dia tinggal di Bogor dan Bandung) pasti bekerja keras sehingga cerita pelayaran, bentuk kapal, kejadian-kejadian di laut, dan rute pelayaran Jakarta – Kepulauan Natuna bisa tampil sangat mendetail dan hidup. Bukan hanya itu, detail-detail kapal layar dan data teknis, deskripsi tentang laut dan kekayaan alam tempat-tempat yang dikunjungi Alex dan Siska juga sangat menggugah dan enak dinikmati. Selain itu deskripsi yang enak dinikmati juga deskripsi tentang makanan. Bekal kornet buatan Siska, spageti, lontong sayur buat sarapan, dan makanan yang mereka santap di Bangka. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;After all&lt;/span&gt;, bukankah kata orang angin laut itu membuat lapar?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8497786469349700965-4244335178007716022?l=virusbaca.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://virusbaca.blogspot.com/feeds/4244335178007716022/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=8497786469349700965&amp;postID=4244335178007716022' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8497786469349700965/posts/default/4244335178007716022'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8497786469349700965/posts/default/4244335178007716022'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://virusbaca.blogspot.com/2009/07/khatulistiwa-edward-stefanus-murdani.html' title='Khatulistiwa-Edward Stefanus Murdani'/><author><name>Donna</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13773257776442342174</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='17558810561795401948'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8497786469349700965.post-4592144690266829776</id><published>2009-07-12T08:36:00.000-07:00</published><updated>2009-07-12T08:41:16.821-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ulasan'/><title type='text'>Howl's Moving Castle-Diana Wynne Jones</title><content type='html'>Ini buku yang aneh. Tapi begitulah kebanyakan buku fantasi, bukan? Satu hal yang saya sukai dari buku ini (selain cover versi Indonesia-nya yang brilian banget!), adalah dia berbeda dengan filmnya. Terus terang, di tengah membaca Howl's Moving Castle, saya menonton animasinya. Animasinya, menurut saya, yah... jelek. Payah. Tidak menggugah. Dan jauh lebih aneh daripada bukunya. Sedih deh pokoknya.&lt;br /&gt;Sementara bukunya, sebetulnya lucu. Lucu banget malah! Dan mengeksplorasi cerita yang sangat bisa dinikmati oleh pembaca anak-anak. Meskipun aneh... hahaha...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, begini... Cerita ini berlangsung di Ingary, negeri sihir, tempat nenek sihir atau penyihir itu hal yang wajar, dan orang biasa minta jampi-jampi untuk hidup sehari-hari dan takdir ini-itu merupakan hal biasa. Demikian pula takdir, Sophie Hatter, tokoh utama buku ini. Sophie ditakdirkan sial karena lahir sebagai anak pertama dari 3 bersaudara yang cewek semua. Takdir sial itu menjadi nyata saat Nenek Sihir dari Waste yang jahat karena satu dan lain hal yang baru ketauan di ujuuuuuuuuuuuung cerita, benci padanya, dan menyihirnya menjadi nenek-nenek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sophie yang aslinya masih remaja itu pergi dari rumah dan terpaksa berlindung di Istana Bergerak milik Penyihir Howl. Sebenarnya penduduk sekitar takut pada penyihir ini karena gosipnya dia suka memangsa gadis-gadis muda. Ndilalah, ternyata Howl cuma penyihir pemalas yang playboy cap duren tiga! Segala tingkah Howl yang bolak-balik naksir cewek dan patah hati inilah yang membuat kelucuan sepanjang cerita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu istana bergerak bisa berjalan terus karena ada Michael, murid Howl, yang bersih-bersih dan mengurus istana, serta Calcifer, si jin api yang tinggal di perapian dan membuat sihir supaya istana bisa berpindah-pindah tempat. Sophie segera bergabung dengan keduanya, dan berusaha keras supaya istana bisa terlihat rapi, bersih, dan mengurus Howl supaya tidak lupa mencari nafkah bagi mereka (dengan menjual mantra). Tentu saja, diam-diam Sophie membuat perjanjian saling membebaskan dengan Calcifer. Sophie akan mencoba mematahkan mantra yang mengikat Calcifer pada Howl, dan sebagai imbalannya Calcifer akan mengembalikan Sophie ke wujudnya yang gadis remaja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam perjalanan waktu, Sophie mendapati bahwa Howl mungkin naksir adik perempuannya. Oh, gawat! Sophie berusaha menggagalkan niat Howl. Tapi kemudian mendapati Michael ternyata pacaran dengan adik perempuannya yang lain! Sementara itu Howl pergi ke tanah Wales, lewat pintu ajaib, dan sepertinya naksir Miss Angorian. Sophie makin kelabakan. Di lain pihak, Howl mendapat perintah dari Raja untuk mencari adiknya, Pangeran Justin dan penyihir kerajaan, Suliman, yang hilang. Kemungkinan mereka hilang disihir Nenek Sihir dari Waste. Howl yang pemalas berusaha menghindar dari tugas itu dan melibatkan Sophie supaya berpura-pura jadi ibunya di depan raja dan memberikan rekomendasi buruk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita makin ruwet dan aneh saat ibu tiri Sophie serta adik-adiknya muncul, dan Nenek Sihir dari Waste berhasil melacak dan menyandera keluarga Howl supaya penyihir itu mau bertarung dengannya. Dan akhirnya Sophie memberanikan diri masuk ke markas besar Nenek Sihir dari Waste.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ujungnya? Biarpun aneh dan ruwet, sebetulnya novel ini lucu dan menghibur dan penuh hal ajaib—bahkan bunga-bunga indah yang mekar dengan sihir. Jelas, berbeda jauh dengan animasinya yang tiba-tiba bercerita tentang perang. Perang? Hah? Di Ingary? Hahaha... Dalam cerita tentang para penyihir yang malas dan nenek-remaja yang sok tahu ini, kayaknya perang membutuhkan komitmen yang terlalu besar.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8497786469349700965-4592144690266829776?l=virusbaca.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://virusbaca.blogspot.com/feeds/4592144690266829776/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=8497786469349700965&amp;postID=4592144690266829776' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8497786469349700965/posts/default/4592144690266829776'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8497786469349700965/posts/default/4592144690266829776'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://virusbaca.blogspot.com/2009/07/howls-moving-castle-diana-wynne-jones.html' title='Howl&apos;s Moving Castle-Diana Wynne Jones'/><author><name>Donna</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13773257776442342174</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='17558810561795401948'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8497786469349700965.post-6641113902622301771</id><published>2009-05-19T20:11:00.000-07:00</published><updated>2009-05-19T20:43:06.341-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Rekomendasi'/><title type='text'>Rekomendasi Buku untuk Liburan Panjang di Akhir Pekan Mei</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_rmmgHWzY2nE/ShN6RXpuDdI/AAAAAAAAAE8/zCPA9YhRopo/s1600-h/george.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 175px; height: 250px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_rmmgHWzY2nE/ShN6RXpuDdI/AAAAAAAAAE8/zCPA9YhRopo/s320/george.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5337744422189534674" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;George's Secret Key to the Universe (Kunci Rahasia George ke Alam Semesta)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Lucy Hawking, Stephen Hawking&lt;br /&gt;336 halaman; Rp58.000,-&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kisah petualangan yang menegangkan namun lucu. Memaparkan fakta ilmiah yang menarik tentang Alam S&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;emesta serta planet-planet di dalamnya, termasuk gagasan-gagasan terbaru tentang lubang hitam dari Stephen Hawking. Dilengkapi foto-foto berwarna citra-citra sesungguhnya dari ruang angkasa!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ketika babi peliharaan George menerobos masuk ke dalam kebun tetangga sebelah, George jadi berkenalan dengan para tetangga barunya---Annie dan ayahnya yang ilmuwan, Eric---dan dia menemukan kunci rahasia yang membuka sudut pandang baru baginya dalam melihat dunia. Dari angkasa luar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebab Eric memiliki komputer paling canggih di dunia, Cosmos yang sangat cerdas, yang bisa membawa George dan teman-temannya ke mana pun di dalam Alam Semesta. Tiba-tiba saja George sudah dibawa berjalan-jalan di ruang angkasa yang mahaluas---melewati planet-planet, menembus badai asteroid, ke tepian Sistem Tata Surya kita dan lebih jauh lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi ada seseorang yang menginginkan Cosmos---dan mempunyai rencana-rencana yang akan membawa Eric dan George ke dalam bahaya besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan tidak ada yang lebih berbahaya di angkasa luar selain lubang hitam...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_rmmgHWzY2nE/ShN1lBvkZvI/AAAAAAAAAE0/2iAkNtrOS80/s1600-h/vengeance.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 156px; height: 250px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_rmmgHWzY2nE/ShN1lBvkZvI/AAAAAAAAAE0/2iAkNtrOS80/s320/vengeance.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5337739262347732722" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Vengeance in Death (Pembalasan Dalam Kematian)&lt;br /&gt;J.D. Robb&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Buku Keenam Serial "In Death"&lt;br /&gt;480 halaman; Rp58.000,-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Menggunakan nama pena J.D. Robb, Nora Roberts menghadirkan serial baru dengan nuansa roman-misteri yang mengisahkan perjalanan karier dan cinta Letnan Eve Dallas.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dia dianugerahi otak jenius serta hati pembunuh. Dia yakin dirinya diutus Tuhan untuk membalaskan dendam-Nya. Dengan keahliannya dalam bidang elektronik, dia mengincar mangsanya secara diam-diam, merencanakan pembalasan yang pantas, kemudian memberitahu Letnan Eve Dallas tentang kejahatan yang akan dilakukannya dalam bentuk teka-teki rumit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski berhasil memecahkan teka-teki itu, Eve selalu terlambat selangkah. Ia menemukan korban pertama dibantai di rumahnya sendiri. Demikian pula dengan korban kedua, dibunuh di rumah kontrakan mewah yang kosong. Keduanya mengalami siksaan yang luar biasa mengerikan sebelum kematian merenggut nyawa mereka. Dan ternyata, keduanya berkaitan dengan rahasia besar dari masa sepuluh tahun lalu--rahasia yang juga melibatkan suami Eve, Roarke....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_rmmgHWzY2nE/ShN6kbQlBII/AAAAAAAAAFE/rVmd8KtWE5s/s1600-h/next.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 165px; height: 250px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_rmmgHWzY2nE/ShN6kbQlBII/AAAAAAAAAFE/rVmd8KtWE5s/s320/next.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5337744749575341186" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Next&lt;br /&gt;Michael Crichton&lt;br /&gt;488 halaman; Rp60.000,-&lt;br /&gt;(Karya terakhir Michael Crichton)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Selamat datang di dunia genetika masa kini. Melesat cepat dan tak terkendali. Ini bukan kisah rekaan masa depan----inilah dunia yang kita diami saat ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita hidup pada masa terjadinya lompatan-lompatan sains yang luar biasa, ketika kita bisa menjual sel telur dan sperma secara online demi imbalan ribuan dolar. Kita hidup pada masa para ahli telah berhasil memetakan gen-gen yang menentukan kepribadian, kebiasaan, dan penyakit-penyakit bawaan----atau benarkah begitu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gabungan fakta dan fiksi ini akan membuat kita berpikir bahwa tak satu hal pun sama seperti tampaknya, dan segala kemungkinan baru sedang menanti di balik tikungan. Kisah ini akan menantang kita berhadapan dengan realita sains dan mengguncang moralitas kita. Segala hal yang aneh dan ganjil berpadu dengan yang menakutkan dan mengguncang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;ATAU&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_rmmgHWzY2nE/ShN6r3_mGFI/AAAAAAAAAFM/KQhEcDNaFI4/s1600-h/stateoffera.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 164px; height: 250px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_rmmgHWzY2nE/ShN6r3_mGFI/AAAAAAAAAFM/KQhEcDNaFI4/s320/stateoffera.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5337744877547821138" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;State of Fear (Kondisi Ketakutan)&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Michael Crichton&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;632 halaman; Rp80.000,-&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Benarkah dunia mengalami pemanasan global? Benarkah bencana alam terjadi karena ketidakpedulian pada alam? Bagaimana jika semua itu hanya omong kosong dan cuma alat untuk menakut-nakuti publik dan dijadikan isu sebagai alat memperoleh uang dari kalangan industri?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peter Evans, pengacara miliuner George Morton yang rajin memberikan sumbangan untuk LSM lingkungan bernama NERF. Tapi Morton belakangan membatalkan sumbangan $10 juta-nya karena menemukan beberapa fakta ganjil tentang lembaga tersebut. Salah satunya dugaan keterlibatan LSM itu dengan organisasi teroris yang berniat menimbulkan tiga bencana alam di seluruh dunia, termasuk gelombang tsunami yang akan melanda Florida. Dibantu agen pemerintah yang bekerja sebagai dosen MIT, asisten George Morton yang cantik, dan anggota NERF yang "tobat", Peter Evans bertualang dari Antartika sampai Kepulauan Solomon untuk menyingkap intrik dan konspirasi di balik bencana alam yang sengaja ditimbulkan untuk menciptakan kondisi ketakutan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_rmmgHWzY2nE/ShN71DX6ChI/AAAAAAAAAFU/G-vjVoKLvwA/s1600-h/catstinkwater.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 168px; height: 250px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_rmmgHWzY2nE/ShN71DX6ChI/AAAAAAAAAFU/G-vjVoKLvwA/s320/catstinkwater.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5337746134733031954" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Cat and The Stinkwater War (Cat dan Perang Stinkwater)&lt;br /&gt;Kate Saunders&lt;br /&gt;256 halaman; Rp30.000,-&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Buku yang harus dibaca oleh penggemar kucing! Dua jempol pokoknya!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Cat terkesiap. Gadis itu merasa punggungnya menggeliat dan melengkung. Tubuhnya menciut--sampai pakaiannya terlepas dan menumpuk di sekelilingnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Batu itu terasa hangat, lalu panas, kemudian membakar. Cat menjatuhkannya sambil menjerit, yang terdengar seperti eongan panjang dan serak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Astaga! Ia berubah jadi kucing!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8497786469349700965-6641113902622301771?l=virusbaca.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://virusbaca.blogspot.com/feeds/6641113902622301771/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=8497786469349700965&amp;postID=6641113902622301771' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8497786469349700965/posts/default/6641113902622301771'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8497786469349700965/posts/default/6641113902622301771'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://virusbaca.blogspot.com/2009/05/rekomendasi-buku-untuk-liburan-panjang.html' title='Rekomendasi Buku untuk Liburan Panjang di Akhir Pekan Mei'/><author><name>editor</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16351512599738713257</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='02877466770054946569'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_rmmgHWzY2nE/ShN6RXpuDdI/AAAAAAAAAE8/zCPA9YhRopo/s72-c/george.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8497786469349700965.post-5218016274389248929</id><published>2009-05-12T11:05:00.000-07:00</published><updated>2009-05-12T20:47:44.436-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ulasan'/><title type='text'>Shakespeare dalam Manga</title><content type='html'>&lt;div&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_rmmgHWzY2nE/SgozrH18FjI/AAAAAAAAAEs/rc6efme9s-I/s1600-h/romwo+juliet.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5335133524506449458" style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; width: 171px; cursor: pointer; height: 250px;" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_rmmgHWzY2nE/SgozrH18FjI/AAAAAAAAAEs/rc6efme9s-I/s320/romwo+juliet.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Oleh: Ratih Kumala&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama kali saya berkenalan dengan Shakespeare lewat Romeo and Juliette yang saya tonton filmnya di TVRI, ketika saya masih SD. Film itu dilengkapi dengan subtitle Bahasa Indonesia yang sangat membantu saya sebab waktu itu saya tidak bisa berbahasa Inggris. Saya tidak tahu siapa itu William Shakespeare, tapi film Romeo and Juliette ketika itu lumayan membekas di benak saya. Beberapa tahun kemudian, saya baru tahu kalau film itu sejatinya diangkat dari karya seseorang bernama William Shakespeare. Beberapa tahun kemudian (lagi) saya juga baru tahu kalau karya Shakespeare itu bukan novel, novelet atau cerpen, melainkan naskah drama teater. Kesimpulannya: saya lumayan lambat mengenal siapa itu Shakespeare, hehehe….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kuliah di jurusan Sastra Inggris, agaknya rada memalukan kalau tidak mengenal karya-karya Shakespeare. Terlebih lagi karena dosen-dosen saya kerap menyebut-nyebut namanya. Saya sempat ke perpustakaan kampus dan membaca buku William Shakespeare, dan hasilnya … (sejujurnya) saya bingung! Bahasa yang digunakan masih jadul (atau ‘klasik’, sebutan yang lebih elegan). Bahasa Inggris klasik tidak pernah benar-benar diajarkan di kampus. Untuk memahami sebuah kalimat berbahasa Inggris klasik, saya waktu itu bolak-balik membuka kamus, lumayan melelahkan. Mungkin ini adalah pengakuan dosa paling blak-blakan yang pernah saya lakukan: sewaktu jadi mahasiswa Sastra Inggris, saya lebih suka menonton film yang diangkat dari karya William Shakespeare ketimbang membacanya (semoga Tuhan mengampuni saya). Kisah-kisah yang ditulis Shakespeare bagi saya lebih mudah dipahami dengan menonton televisi. Satu-satunya kalimat yang paling saya ingat dari Shakespeare adalah &lt;em&gt;“What’s in a Name?”&lt;/em&gt; (apalah arti sebuah nama?) Ketika Juliette ngomong sendiri di jendela kamarnya, sementara Romeo nguping setelah &lt;em&gt;tresspassing &lt;/em&gt;dengan cara lompat pagar. Lain itu, tidak. Alhasil, dari menonton itu: saya mengetahui jalan cerita karya-karya Shakespeare, tapi tidak menghapal kalimat per kalimat -ini hal yang lumayan memalukan sebagai seorang lulusan Sastra Inggris-. Mungkin saya satu-satunya orang yang mengakui hal (memalukan) ini; tapi saya tahu tidak sedikit mahasiswa Sastra Inggris (di Indonesia) yang melakukan hal sama seperti saya. Hanya saja mereka masih punya harga diri untuk tidak mengakuinya hehehehe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika masih kuliah, saya lebih suka membaca puisi-puisi karya Robert Frost, Emily Dickinson, Oscar Wilde, EE Cummings, dll. Entah kenapa, saya banyak jatuh cinta pada puisi-puisi berbahasa Inggris. Saya juga membaca prosa (novel/cerpen) berbahasa Inggris yang dijadikan bacaan wajib oleh dosen (umumnya karya klasik seperti &lt;em&gt;Gone With The Wind&lt;/em&gt;, karya-karya Mark Twain, dll). Karya sastra prosa yang lebih saya nikmati justru lebih banyak berbahasa Indonesia. Waktu itu, saya mirip Sponge Bob, menyerap bacaan sastra Indonesia yang mana pun. Jika ada prosa berbahasa Inggris yang betul-betul saya nikmati maka itu karya moderen seperti serial &lt;em&gt;Harry Potter&lt;/em&gt;. Kalau saya merasa sudah terlalu bosan melihat huruf, saya beralih ke komik. Saya punya langganan taman bacaan dekat rumah, di mana saya biasa menyewa komik, kebetulan di sana lebih banyak menyediakan manga (selain &lt;em&gt;Ko Ping Ho&lt;/em&gt;). Untuk yang satu ini, saya tidak pemilih. Saya melahap hampir segala jenis manga, baik untuk anak lelaki (seperti Kungfu Boy, Conan, Dragon Ball) maupun untuk anak perempuan (seperti &lt;em&gt;Candy&lt;/em&gt;-&lt;em&gt;Candy, Pop Corn&lt;/em&gt;, dan manga &lt;em&gt;Serial Cantik&lt;/em&gt;).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesenangan saya akan komik sampai sekarang masih terjaga. Saya masih membaca ulang &lt;em&gt;Asterix&lt;/em&gt;, ikut girang ketika &lt;em&gt;Tin Tin&lt;/em&gt; diterbitkan ulang (meskipun kalimat “sejuta topan badai” diganti, hiks…), juga mengikuti beberapa manga terbaru seperti &lt;em&gt;Miko&lt;/em&gt;, &lt;em&gt;Vegabound&lt;/em&gt; dan &lt;em&gt;Showa&lt;/em&gt; &lt;em&gt;Man&lt;/em&gt;. Lebih dari itu, saya girang betul ketika dihadiahi seorang teman tiga buku membuat komik karya Scott McCloud: &lt;em&gt;Understanding Comics, Reinventing Comics&lt;/em&gt; dan &lt;em&gt;Making Comics&lt;/em&gt;. Akhir-akhir ini, saya juga sangat menikmati membaca novel grafis seperti karya-karya Frank Miller dan Marjane Satrapi. Entah kenapa, segala hal yang lebih visual (ada gambarnya) bagi saya sangat menghibur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika saya tahu karya-karya William Shakespeare disajikan dalam bentuk manga, reaksi saya pertama adalah: “hah?!” dengan heran. Apalagi ketika saya baca balon di manga (Bahasa Inggris) ini ternyata berbahasai Inggris klasik alias aseli tulisan Shakespeare (yang dulu sempat bikin saya bingung). Saya bertanya-tanya sendiri: apakah pembaca (Bahasa Inggris) akan memahaminya? Lalu, tiba-tiba saya tersadar: hey, ini Shakespeare dalam bentuk manga, jadi sesulit apapun karyanya, visual manga akan sangat membantu pembaca: inilah keuntungannya. Seperti menonton filmnya, hanya saja dalam film, penonton tidak bisa memperhatikan kalimat per kalimat dialog, terutama jika itu adalah Bahasa Inggris klasik, dan jika pun ada subtitle Bahasa Indonesia, penonton hanya diberikan waktu tiga hingga lima detik untuk membaca tiga baris subtittle. Lain halnya dengan membaca Shakespeare manga karya Adam Sexton dan Yali Lin ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini ada empat judul Shakespeare versi manga yang telah terbit dalam Bahasa Indonesia: Hamlet, Macbeth, Romeo &amp;amp; Juliet, dan Julius Caesar. Meskipun membaca Shakespeare dalam Bahasa Indonesia (bagaimanapun) berbeda “rasa” dengan membaca bahasa aseli, tapi Shakespeare versi manga bisa menjadi pintu perkenalan kita sebelum benar-benar membaca karya Shakespeare dengan bahasa Inggris klasik. Minimal, memperkenalkan jalan cerita mahakarya ini secara lebih intens kalimat per kalimat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah karya sastra begitu dipuja, sehingga orang mencari cara agar bisa dinikmati semua kalangan dan semua umur. Itulah karya William Shakespeare.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tentang Ratih Kumala:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ratih Kumala lahir di Jakarta, 4 Juni 1980. Ia lahir dan besar di keluarga Betawi-Jawa. Penulis yang menikahi Eka Kurniawan ini telah menerbitkan 3 buku. Novel terbarunya, Kronik Betawi, segera terbit pada bulan Juni 2009.&lt;br /&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8497786469349700965-5218016274389248929?l=virusbaca.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://virusbaca.blogspot.com/feeds/5218016274389248929/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=8497786469349700965&amp;postID=5218016274389248929' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8497786469349700965/posts/default/5218016274389248929'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8497786469349700965/posts/default/5218016274389248929'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://virusbaca.blogspot.com/2009/05/shakespeare-dalam-manga.html' title='Shakespeare dalam Manga'/><author><name>editor</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16351512599738713257</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='02877466770054946569'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_rmmgHWzY2nE/SgozrH18FjI/AAAAAAAAAEs/rc6efme9s-I/s72-c/romwo+juliet.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8497786469349700965.post-3829743329596478885</id><published>2009-05-05T02:58:00.001-07:00</published><updated>2009-05-05T02:58:49.770-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ulasan'/><title type='text'>Brisingr~Christopher Paolini</title><content type='html'>“Buku yang membuat saya rela bergadang.”---Washington Post.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan tepat itulah yang saya lakukan satu setengah minggu ini. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Brisingr&lt;/span&gt; edisi Indonesia yang tebalnya kurang-lebih 900 halaman itu membuat saya tidur tengah malam selama berhari-hari karena adegan-adegannya yang seru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat membaca &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Eragon&lt;/span&gt;, saya merasa wagu karena banyak kemiripannya dengan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;The Lord of the Rings&lt;/span&gt;---mungkin juga karena masa itu trilogi &lt;span style="font-style:italic;"&gt;LOTR&lt;/span&gt; juga lagi naik daun. Selain itu, tulisan Paolini pun masih terasa sangat kekanakan. Saat &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Eldest&lt;/span&gt;, dialog-dialog panjang pelajaran Eragon terasa membosankan, dan petualangan Roran terasa lebih seru. Tapi pada &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Brisingr&lt;/span&gt;, semua elemen cerita terasa seru dan perlu. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Brisingr&lt;/span&gt; menyuguhkan petualangan demi petualangan, perang demi perang, perkelahian demi perkelahian baik secara fisik langsung maupun dengan sihir. Semuanya seru dan intens, dan meskipun ukuran bukunya yang hampir 900 halaman tampak masif, secara keseluruhan buku ini sama sekali tidak membosankan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paolini jelas telah berkembang dengan baik sebagai penulis (dan kalau dilihat dari fotonya, sebagai pemuda juga... hehehe). Ia bisa menautkan simpul-simpul lepas dan menyelesaikan pertanyaan-pertanyaan tak terjawab yang ada pada buku-buku sebelumnya. Ia bisa memberi kilas balik dan penjelasan dengan sangat baik dengan menyelipkannya pada dialog-dialog, sehingga pembaca mengerti dan tidak merasa digurui. Ia bisa memberi gambaran sejelas film &lt;span style="font-style:italic;"&gt;action&lt;/span&gt; pada adegan-adegan laganya. Dan utamanya, ia berhasil menciptakan dunia Alagaësia yang utuh, baik itu dunia sihirnya maupun dunia manusianya. Saat membaca &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Brisingr&lt;/span&gt;, saya tidak lagi berusaha membanding-bandingkan Kull dengan Uruk Hai atau elf di Alagaësia dengan elf di Middle Earth.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita dibuka dengan seru saat Eragon membantu Roran merebut kembali Katrina dari tangan para Ra'zac. Tekanan kengerian ditambah Paolini dengan meninggalkan Eragon di Helgrind, sarang Ra'zac tanpa Saphira yang harus membawa pulang Roran dan Katrina ke markas Varden. Pertempuran Eragon dan Ra'zac yang seru diikuti kisah Eragon (dan Arya) menjelajah Kekaisaran untuk kembali ke Varden serta apa yang dialaminya saat itu sangat patut disimak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu di markas kaum Varden, Nasuada harus mempertahankan wibawa dan kepemimpinannya dengan Duel Pisau Panjang yang mengerikan. Dan Roran memutuskan untuk mengabdikan diri padanya (kedua hal ini sebetulnya tidak berkaitan secara langsung). Roran lalu terlibat dalam berbagai pertempuran “kecil” dan membuktikan dirinya pantas menjadi pejuang dan pemimpin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat kembali ke Varden, Eragon (dan Saphira) harus menghadapi Murtagh dan Thorn sekali lagi. Dalam pertempuran kali ini Eragon dan Saphira yang dibantu dua belas elf perapal mantra dan Arya berhasil mengusir dan mengalahkan Murtagh dan Thorn. Tapi pertempuran “di tanah” mengalami kekacauan besar, saat pasukan Varden mendapati Galbatorix telah menciptakan prajurit-prajurit perang yang tak bisa mati kecuali dipenggal. Meskipun berhasil menghancurkan pasukan Galbatorix, kaum Varden mengalami kerugian besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usai menikahkan Roran dan Katrina, Eragon ditugasi oleh Nasuada untuk pergi kepada kaum kurcaci di Pegunungan Beor untuk memastikan raja kurcaci yang baru mendukung perjuangan kaum Varden. Sekali lagi Eragon dan Saphira harus berpisah. Eragon pergi ditemani Nar Garhzvog, pemimpin Kull. Sampai di tempat saudara angkatnya, Grimzborith Orik yang mengepalagi klan Ingeitum, Eragon mendapati bahwa ia mungkin harus mengikuti rapat kaum kurcaci yang bisa berlangsung berminggu-minggu dan tidak bisa melakukan apa-apa untuk mempercepat prosesnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat tiba di kota bawah tanah kaum kurcaci, ternyata secara tidak langsung Eragon dapat mempercepat proses pemilihan raja itu karena percobaan pembunuhan yang dilancarkan padanya oleh salah satu pemimpin klan. Orik terpilih menjadi raja baru, dan dukungannya pada kaum Varden bisa dipastikan. Eragon dan Saphira menghadiri upacara penobatannya, lalu terbang ke kota kaum elf, Ellesmera, di tengah hutan Du Weldenvarden.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sana, saat bertemu dengan gurunya, Oromis dan naganya Glaedr, Eragon mendapati bahwa ternyata dirinya bukan putra Morzan dan adik Murtagh. Dengan lega, Eragon mengetahui bahwa ayahnya ternyata Brom, yang ia anggap gurunya yang pertama. Berikutnya, Eragon---yang sepanjang berbagai pertempuran merasa tidak memiliki senjata yang tepat sejak Za'roc diambil Murtagh dari tangannya---berusaha membujuk elf tua Rhunon untuk membuatkan pedang baginya. Rhunon sudah bersumpah tidak akan membuat pedang lagi sejak senjata buatannya dipakai untuk membantai naga dan penunggangnya oleh Galbatorix. Tapi, kalaupun ia mau melanggar sumpahnya, ia tidak memiliki bahan untuk membuat pedang lagi karena bahan tersebut besi yang terkandung dalam komet yang jatuh di Du Weldenvarden.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengikuti saran Solembum, si kucing jadi-jadian, Eragon dan Saphira mencari besi tersebut di bawah akar pohon Menoa yang tertua di Du Weldenvarden. Mereka membangkitkan kemarahan pohon tersebut, tapi berhasil meyakinkannya untuk menyerahkan besi itu. Semalaman Eragon menjadi “alat” Rhunon, yang untuk menjaga sumpahnya tidak menempa sendiri besi tersebut, untuk membuat pedangnya sendiri. Paginya, pedang biru seperti sisik Saphira telah jadi. Pedang terindah yang “dibuat” Rhunon. Eragon menamai pedang itu Brisingr, alias api dalam bahasa kuno. Setiap kali ia mengucapkan nama pedang tersebut, pedang itu menyalakan api biru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kunjungan Eragon dan Saphira pada guru-guru mereka juga memberikan pengetahuan baru tentang Eldunari naga, jantung dari jantung naga, tempat mereka menyimpan seluruh kesadaran dan pengetahuan mereka. Mereka juga mengetahui bahwa kekuatan Galbatorix datang dari kumpulan Eldunari yang ditawannya. Pada akhirnya, sebelum Oromis dan Glaedr ikut terbang untuk berperang bersama Ratu Islanzadi, Glaedr memberikan Eldunari-nya untuk dijaga Eragon dan Saphira.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali ke kaum Varden, Eragon dan Saphira segera terlibat dalam perang menjatuhkan kota Feinster. Reuni dengan Arya, Roran, dan yang lain yang awalnya gembira harus diakhiri dengan sedih saat lewat Eldunari Glaedr, mereka mendapat kejutan besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian buku ketiga ini ditutup dengan baik oleh Paolini, meninggalkan banyak pertanyaan untuk dijawab pada buku keempat. Antara lain pertanyaan yang berkaitan dengan ramalan mengenai nasib Eragon yang beberapa kali dikutuk untuk meninggalkan Alagaësia. Apakah setelah menaklukkan Galbatorix, satu-satunya penunggang naga yang merdeka itu harus meninggalkan tanahnya? Atau jangan-jangan Galbatorix memang tak terkalahkan? Rasanya pertanyaan terakhir ini---meskipun apa pun mungkin saja terjadi di dunia fiksi---tidak mungkin terjadi. Semua kisah epik kebaikan vs. kejahatan pasti berakhir dengan kekalahan pihak yang jahat. Tapi bagaimana si jahat mati? Semua pasti menunggu-nunggu pertempuran akhir antara Eragon dan Saphira vs. Galbatorix dan Shruikan. Sssshhh... penantian yang panjang pun dimulai...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8497786469349700965-3829743329596478885?l=virusbaca.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://virusbaca.blogspot.com/feeds/3829743329596478885/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=8497786469349700965&amp;postID=3829743329596478885' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8497786469349700965/posts/default/3829743329596478885'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8497786469349700965/posts/default/3829743329596478885'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://virusbaca.blogspot.com/2009/05/brisingrchristopher-paolini.html' title='Brisingr~Christopher Paolini'/><author><name>Donna</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13773257776442342174</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='17558810561795401948'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8497786469349700965.post-6699864498166825669</id><published>2009-05-05T02:53:00.000-07:00</published><updated>2009-05-05T02:57:14.238-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ulasan'/><title type='text'>Nicholas Evans</title><content type='html'>Saya baru menginjak bab kelima &lt;span style="font-style:italic;"&gt;The Divide&lt;/span&gt;, saat terpesona sungguh pada kepiawaian Nicholas Evans melukiskan emosi tokoh-tokohnya. Saya benar-benar bisa merasa ikut berada dalam &lt;span style="font-style:italic;"&gt;setting&lt;/span&gt; cerita, dan terlibat dalam kejemuan yang dialami sang tokoh, Sarah Cooper.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Setting&lt;/span&gt;-nya sebagai berikut: pagi hari, Sarah ikut sarapan bersama Ben, mantan suaminya dan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;sheriff&lt;/span&gt; lokal. Mereka berada di Missoula, Montana, akan menjemput jenazah putri Sarah dan Ben. Evans menggambarkan kejadian itu dengan sangat detail, berapa pil penghilang rasa sakit yang ditelan Sarah, apa yang dialaminya sejak malam sebelumnya, sampai ke roti gandum yang dipesannya tapi tak mampu ditelannya. Saya langsung bisa berempati pada tokoh ini, dia datang untuk menjemput putrinya yang sudah meninggal, tapi terpaksa melayani basa-basi dengan mantan suami dan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;sheriff&lt;/span&gt; lokal itu. Sungguh dahsyat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi kemudian Evans mulai menarik-ulur rasa empati dan simpati pembaca pada tokoh-tokohnya. Bagaimana sebenarnya Sarah yang sepertinya patut dikasihani, ternyata sangat dingin dan tinggi hati. Bagaimana Ben yang sepertinya hangat dan menjadi korban, ternyata juga brengsek. Jadi mana yang benar? Evans sangat piawai menciptakan tokoh-tokoh yang abu-abu, dan justru malah jadi sangat duniawi dan wajar. Semua orang di dunia ini toh abu-abu, mejikuhibiniu, bukan? Orang-orang yang wajar bukanlah tokoh sinetron yang benar-benar hitam-putih, yang jahat benar-benar jahat, yang baik benar-benar baik. Weks, itu cuma terjadi di sinetron! Benar-benar dibuat-buat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata ada yang menyebut Evans “&lt;span style="font-style:italic;"&gt;the animal writer&lt;/span&gt;”. Apa pasal? Dalam dua dari empat novelnya, Evans mengambil tema binatang: &lt;span style="font-style:italic;"&gt;The Horse Whisperer&lt;/span&gt; dan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;The Loop&lt;/span&gt;. Sementara dari judulnya saja &lt;span style="font-style:italic;"&gt;The Horse Whisperer&lt;/span&gt; sudah tampak berkutat di dunia kuda, &lt;span style="font-style:italic;"&gt;The Loop&lt;/span&gt; mengulik masalah serigala yang akan punah. Tapi apa benar Evans cuma menulis tentang binatang? “Kalaupun ada binatang yang saya bahas, itu &lt;span style="font-style:italic;"&gt;the human animal&lt;/span&gt;,” kata Evans kecewa dalam situsnya www.nicholasevans.com. Sesungguhnya Evans justru sangat tertarik pada manusia, hubungan-hubungan antara para anggota keluarga, suami-istri, ayah-ibu-anak, kakak-adik, dan antarsahabat. Semua novelnya mengisahkan ikatan emosi yang sangat kuat antarmanusia. Ia juga sangat kuat menggambarkan emosi-emosi dan perdebatan yang muncul dalam diri manusia saat terjadi konflik benar-salah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ambil contoh novel ketiganya, &lt;span style="font-style:italic;"&gt;The Smoke Jumper&lt;/span&gt;. Dalam novel ini Evans mengisahkan pergulatan kisah cinta segitiga yang tidak biasa. Bagaimana dua sahabat Ed dan Connor berebut cinta seorang gadis. Mana yang benar dan mana yang salah saat Connor jatuh cinta pada pacar sahabatnya? Bagaimana perasaan-perasaan itu memengaruhi tugas mereka sebagai &lt;span style="font-style:italic;"&gt;smoke jumper&lt;/span&gt; alias pemadam kebakaran hutan? Bagaimana perasaan ketiga tokoh ini saat Ed kemudian menjadi buta? Evans dengan cerdik menempatkan tokoh-tokohnya sebagai tokoh sehari-hari---&lt;span style="font-style:italic;"&gt;the guys next door&lt;/span&gt;---yang mungkin saja menjadi Anda atau saya. Semua memiliki sisi baik, semua sulit untuk dibenci, sehingga pembaca benar-benar bisa merasa ikut menjadi tokoh-tokoh tersebut dan terseret dalam pusaran emosi mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Omong-omong soal sisi baik dalam tiap tokoh, rupanya kebiasaan Evans menciptakan tokoh demikian sudah dimulai sejak novel pertamanya, &lt;span style="font-style:italic;"&gt;The Horse Whisperer&lt;/span&gt;. Bagaimana si ibu bisa saling jatuh cinta dengan si penjinak kuda, saat sebenarnya pernikahannya baik-baik saja dan suaminya sempurna? Pembaca ikut menangis karena tahu si ibu tak bisa meninggalkan suaminya demi si penjinak kuda, karena ya dia tidak bisa melakukan itu. Sisi emosional itulah yang membuat novel ini sangat kuat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;The Divide&lt;/span&gt; mengupas lebih dalam hubungan antar-anggota keluarga. Bagaimana kisahnya Ben dan Sarah dan anak-anak mereka. Bagaimana si sulung Abigail yang sempurna bisa berubah menjadi &lt;span style="font-style:italic;"&gt;eco-terrorist&lt;/span&gt;, bahkan kemudian ditemukan sudah membeku dalam es di pegunungan Montana. Dalam novel keempat ini Evans lebih luwes dalam memberikan alasan-alasan bagi perpecahan keluarga Ben dan Sarah, tapi sayangnya jadi sedikit mengurangi tarik-ulur emosional yang dirasakan pembaca dalam &lt;span style="font-style:italic;"&gt;The Horse Whisperer&lt;/span&gt; dan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;The Smoke Jumper&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang tidak berkurang adalah perencanaan dalam pengaturan plot. Saat membaca &lt;span style="font-style:italic;"&gt;The Divide&lt;/span&gt;, saya menyadari betapa jagoannya Evans merangkai plot dan cerita serta menerakan emosi. Semua cerita terasa pas, tidak berlebihan atau berpanjang-panjang (salah satu yang sempat saya rasakan saat membaca &lt;span style="font-style:italic;"&gt;The Smoke Jumper&lt;/span&gt;, sehingga novel ini meskipun sangat indah bagi saya agak antiklimaks). Saya sempat membalik-balik lagi beberapa adegan yang saya baca di &lt;span style="font-style:italic;"&gt;The Divide&lt;/span&gt;. Wow, pasti Evans berpikir panjang sebelum menempatkan adegan ini, atau mengarang adegan itu. Semua ada pada tempatnya dengan porsi yang tepat. Inilah penulis yang membuat perencanaan dulu sebelum menulis, penulis yang menggodok dulu sampai matang, sehingga hasil tulisannya tidak bisa tidak menjadi hiburan yang berbobot bagi pembacanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan pujian terakhir bagi Evans adalah kepeduliannya pada lingkungan. Meskipun lahir dan besar di Inggris, Evans sangat tertarik pada wilayah Midwestern Amerika, tepatnya Montana. Ia menggambarkan daerah yang masih berhutan lebat itu dengan sangat indah. Kegiatan-kegiatan alamnya pun dia ceritakan dengan fasih. Pembaca diajak ikut naik gunung, &lt;span style="font-style:italic;"&gt;kayaking, rafting&lt;/span&gt;, dan berkuda. Semua kegiatan alam bebas yang menantang dan seru itu membangkitkan sisi petualangan dalam diri pembaca. Dalam &lt;span style="font-style:italic;"&gt;The Divide&lt;/span&gt;, Evans lebih menekankan lagi pentingnya pelestarian lingkungan dengan menyinggung langsung soal &lt;span style="font-style:italic;"&gt;illegal logging&lt;/span&gt; dan konferensi-konferensi lingkungan hidup. Kalau salah satu penulis besar---Michael Crichton---menyinggung soal pemanasan global dalam rangka cerita yang jauh lebih bombastis dan multinasional dalam &lt;span style="font-style:italic;"&gt;State of Fear&lt;/span&gt;, Evans menyampaikan pesan lingkungan hidupnya dengan mengajak pembaca turun langsung ke lapangan, menginjak tanah subur Montana dan mengisi paru-paru dengan aroma hutan yang menyegarkan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8497786469349700965-6699864498166825669?l=virusbaca.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8497786469349700965/posts/default/6699864498166825669'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8497786469349700965/posts/default/6699864498166825669'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://virusbaca.blogspot.com/2009/05/nicholas-evans.html' title='Nicholas Evans'/><author><name>Donna</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13773257776442342174</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='17558810561795401948'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8497786469349700965.post-1110837674355665038</id><published>2009-05-05T02:55:00.000-07:00</published><updated>2009-05-05T02:56:38.138-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Teenlit'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ulasan'/><title type='text'>Eiffel, Tolong!~Clio Freya</title><content type='html'>Ada beberapa buku yang membuat saya bangga terlibat dalam kelahirannya. Novel ini salah satunya. Bangganya saya itu berkaitan dengan betapa rapinya novel ini. Sebenarnya, selain untuk meluruskan beberapa titik-koma, novel ini tidak perlu editor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa rekomendasi saya bisa begitu berbunga-bunga? Saya tidak biasa memuji, bahkan agak muak dengan novel-novel yang dipuja-puji orang. Euh, apa novel-novel itu tidak bisa "Speak for themselves"? Jadi, moga-moga puji-pujian saya ini tidak membuat yang membaca resensi ini malah jadi muak pada "Eiffel, Tolong!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bisa dibilang menjual kata "Eiffel", yang jadi magnet buat pembaca di mana-mana di seluruh dunia, novel ini memulai dirinya dengan judul yang tepat. Judul juga bisa mengantar pembaca kecele menduga ini novel cinta macam "Eiffel, I'm in Love". Tapi, tidak!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersiapkan terseret dalam dunia thriller yang seru, penuh adegan laga, dan spionase macam serial Alias, CSI, atau Mission Impossible. (Salah satu pertanyaan saya waktu bertemu pengarangnya adalah, "Kamu suka nonton Alias, ya?"--soalnya saya suka sekali serial itu.) Tokoh-tokohnya yang masih remaja--dan mengakibatkan buku ini terpaksa masuk genre teenlit--tidak mengurangi keseruan cerita. Tapi jangan bayangkan juga ceritanya jadi kayak teen spy atau seri Alex Rider-nya Horrowitz.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anyway, adalah Fay, remaja Jakarta kelas 2 SMA yang berlibur ke Paris sendirian. Tadinya dia ke Paris karena ikut ibunya yang tugas ke sana, tapi detik terakhir tugas ibunya dipindah ke Brazil. Rencananya Fay akan ikut sekolah bahasa Prancis selama 2 minggu, lalu ikut tur selama 3 hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semangat, semangat, semangat! Bagi orang yang pernah menghabiskan 3 hari di Paris, saya langsung membayangkan kegiatan Fay. Apa dia ke Eiffel, Louvre, dkk?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah besar, sodara-sodara! Fay ternyata terjebak dalam konspirasi bisnis dan militer mengerikan yang dijalankan oleh Andrew, konglomerat yang mau menghalalkan segala cara demi berhasilnya bisnis yang dijalankannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dianggap mirip sekali dengan keponakan saingan bisnisnya yang orang Malaysia, Andrew menculik Fay dan men-trainingnya sehingga menjadi fotokopi sang keponakan. Dua minggu yang seharusnya jadi 2 minggu terindah dalam hidup Fay berubah bersimbah air mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fay yang gak hobi olahraga dipaksa lari lintas alam dan push-up setiap hari. Fay yang gak pernah dandan dipaksa belajar memoles wajah dan memakai sepatu hak tinggi. Dan Andrew tidak segan-segan menerapkan hukuman fisik bila Fay menolak.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Tapi bukannya tidak ada sparks yang menyenangkan. Fay berjumpa Reno dan Ken. Ken, keponakan Andrew, menjadi mentornya. Sementara Reno adalah teman les bahasanya. Meski awal hubungannya dengan Ken suram, pemuda ini malah membuatnya merasakan sekilas summer love. Sementara Reno selalu melindunginya bak kakak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat Fay sudah sempurna berubah menjadi Sheena, si gadis Malaysia, ia diterjunkan masuk ke rumah saingan bisnis Andrew. Tapi tugas yang mustahil itu akhirnya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wah, seru bin asyik banget membaca novel yang sangat rapi ini. Serasa nonton film! Dan... baiklah saya hentikan resensi ini sebelum lebih memuji lagi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8497786469349700965-1110837674355665038?l=virusbaca.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://virusbaca.blogspot.com/feeds/1110837674355665038/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=8497786469349700965&amp;postID=1110837674355665038' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8497786469349700965/posts/default/1110837674355665038'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8497786469349700965/posts/default/1110837674355665038'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://virusbaca.blogspot.com/2009/05/eiffel-tolongclio-freya.html' title='Eiffel, Tolong!~Clio Freya'/><author><name>Donna</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13773257776442342174</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='17558810561795401948'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8497786469349700965.post-6785748284462554519</id><published>2009-03-21T06:11:00.000-07:00</published><updated>2009-03-21T06:16:31.901-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tips'/><title type='text'>Naskah Novel Seperti Apa Yang Saya Sukai?</title><content type='html'>Judul di atas adalah jawaban dari pertanyaan, "Mbak, gimana sih caranya supaya novel saya bisa nembus ke GPU? Seperti apa naskah yang Mbak sukai?" Ah, mari saya tuliskan tipsnya di sini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1.Tokoh&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Novel-novel laris biasanya memiliki tokoh-tokoh yang melekat di benak pembaca. Sebut saja nama-nama tokoh seperti Harry Potter, Scarlett O'Hara, Holden Caulfield, atau Edward Cullen. Buat tokoh dengan karakter yang kuat, nama yang khas bisa membantu. Tapi yang terpenting adalah meniupkan nyawa ke dalam diri si tokoh. Tokoh tersebut harus hidup, bergerak, dan bernapas pada saat kita membacanya. Si tokoh harus hidup dalam bentuk 3 dimensi di benak pembaca, bukan cuma tertulis di atas kertas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keputusan-keputusan yang diambil si tokoh dalam perjalanannya di sepanjang novel itu harus sesuai dengan karakter si tokoh. Seorang Edward Cullen akan melemparkan dirinya di depan mobil demi menyelamatkan gadis yang dicintainya, sementara Holden Caulfield akan memutar bola matanya lalu menganalisis kejadian tersebut dengan sinis. Scarlett O'Hara akan membunuh orang lebih dulu dibanding harus mengorbankan nyawanya sendiri untuk menyelamatkan keluarganya, sementara Harry Potter tidak ragu mengorbankan nyawanya demi sahabat-sahabatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan tolong deh, nggak perlu menyebutkan semua karakteristik tokoh lengkap dengan sifat-sifatnya pada halaman 2, paragraf pertama sehabis si tokoh datang terlambat ke sekolah. Misalnya, "Len adalah gadis berusia 16 tahun berambut pendek berponi dan hobi main basket. Dia sedikit tomboy tapi baik hati makanya dia punya banyak teman. Len anak tunggal konglomerat yang setiap hari diantar jemput ke sekolah dengan Jaguar. Dia berbintang Libra, makanya dia sering plin-plan mengambil keputusan. Len naksir Leo, anak basket yang juga ketua OSIS. Len paling suka pelajaran seni di sekolahnya, mungkin karena ibunya pelukis. "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dijamin pada halaman 20, Len sudah tidak menarik lagi karena saya nyaris sudah tahu "segalanya" tentang Len dalam satu paragraf, dan pada halaman 30 saya sudah malas bacanya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2.Alur Cerita&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kadang-kadang pengarang sering mengajak pembacanya muter-muter nggak keruan hanya karena si penulis kepingin aja memasukkan jalinan peristiwa atau dialog yang kalau ditanya kenapa dia melakukannya, jawabannya adalah,&lt;span style="font-style: italic;"&gt; "Because I like it."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alur cerita seharusnya dibuat untuk menghasilkan efek tertentu. Ada hubungan sebab akibat yang terjadi di dalam alur. Kejadian A menghasilkan peristiwa B, yang berlanjut ke C, dan seterusnya. Bahkan dialog pun harus ada tujuannya. Bukan cuma, "hm, lucu nih kalo gue masukin adegan tokohnya nongkrong kongkow-kongkow di Starbucks lalu ngobrol-ngobrol seperti yang suka gue lakuin sama temen-temen gue."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau yang lebih menyebalkan adalah pengarang-pengarang yang suka banget pamer pengetahuan yang nggak nyambung sama alur cerita, hanya untuk menunjukkan, "Nihhh... gue ceritain ya... Gue kasih tau nih tentang gimana membuat roket." Hanya karena dia tahu caranya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;3.Tema Cerita&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tidak perlu membuat cerita yang harus BEDA dan ORISINAL yang TIDAK ADA DUANYA, walaupun beda, orisinal, dan tak ada duanya memang menarik perhatian pada pandangan pertama. Daur ulang adalah hal biasa, dan tambahkan bumbumu sendiri. Baca saja &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Twilight Saga, &lt;/span&gt;Shakespeare akan menari dalam kuburnya melihat bagaimana konsep kisah cinta terlarang yang tak kesampaian dan hanya bisa dipisahkan maut yang ditulisnya 400 tahun lalu diramu sedemikian rupa oleh Stephenie Meyer. Sementara Joss Whedon akan nyengir mendengar konsep &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“vampire with a soul”. &lt;/span&gt;" Ke mane aja, Mbak Steph?" Mungkin itu kata Anne Rice. Dan yeah, sedikit cinta segitiga tidak pernah merugikan untuk dijadikan tema atau subtema.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak pengarang memulai cerita dengan membawa kegelisahan dan gagasan, tapi melupakan fakta bahwa tulang punggung fiksi adalah cerita. Sehingga cerita dipaksakan masuk untuk memuat gagasan dan kegelisahan tersebut. Jangan melemparkan kegelisahanmu bulat-bulat kepada pembaca. Mulailah dengan cerita, selipkan kegelisahan dan gagasan itu dalam bab demi bab dalam novel. Selain membuat pembaca jadi penasaran setiap membalik halaman, efek cuci otaknya dijamin akan lebih dahsyat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Tulisan ini di-&lt;/span&gt;&lt;span&gt;cross posting &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;dari Notes Facebook Hetih.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8497786469349700965-6785748284462554519?l=virusbaca.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://virusbaca.blogspot.com/feeds/6785748284462554519/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=8497786469349700965&amp;postID=6785748284462554519' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8497786469349700965/posts/default/6785748284462554519'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8497786469349700965/posts/default/6785748284462554519'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://virusbaca.blogspot.com/2009/03/naskah-novel-seperti-apa-yang-saya.html' title='Naskah Novel Seperti Apa Yang Saya Sukai?'/><author><name>editor</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16351512599738713257</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='02877466770054946569'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8497786469349700965.post-3478510799728668100</id><published>2009-02-28T03:23:00.000-08:00</published><updated>2009-03-09T18:31:50.498-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lomba Resensi'/><title type='text'>Kuis berhadiah The Road - Cormac McCarthy</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mau dapetin hadiah buku The Road karya Cormac McCarthy? Gratis dari Gramedia Pustaka Utama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Caranya mudah sekali, jawab pertanyaan berikut: &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;"Siapakah Cormac McCarthy?"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Silakan cari jawabannya via google atau ensiklopedia atau apalah, dan kirimkan melalui e-mail ke hetih@gramedia.com dan fanny@gramedia.com.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawaban ditunggu sampai tanggal 10 Maret 2009.  Redaksi akan memilih tiga pemenang dari e-mail yang masuk. Ayo tunggu apa lagi, buruan kirim jawabannya.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_rmmgHWzY2nE/SakkqsuMm7I/AAAAAAAAADk/4JHl7BM_OSo/s1600-h/the+road.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 169px; height: 250px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_rmmgHWzY2nE/SakkqsuMm7I/AAAAAAAAADk/4JHl7BM_OSo/s320/the+road.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5307813951810870194" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;The R&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;oa&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;d (Jalan)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pengarang: Cormac &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;McCarthy&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Harga : Rp 35.000&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;Tebal : 264 Halaman&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;Terbit : Januari 2009&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;Penerbit : Gramedia Pustaka Utama&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku pemenang &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pulitzer 2007 &lt;/span&gt;dan finalis &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;National Book Critics Circle Award.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah tentang seorang ayah dan anak lelakinya yang masih kecil yang tengah berjalan melintasi Amerika yang telah hangus terbakar, mengarah perlahan-lahan ke wilayah pantai. Tak ada yang bergerak di lanskap yang telah rusak binasa itu, selain abu tertutup angin. Mereka tak punya apa-apa selain sepucuk pistol untuk membela  diri dari orang-orang yang mengintai di jalan, pakaian yg melekat di badan, satu kereta berisi makanan-makanan sisa---dan satu sama lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Novel ini juga merupakan salah satu buku pilihan Oprah's Book Club dan diangkat ke layar lebar dengan pemeran utama Viggo Mortensen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pujian-pujian untuk buku ini:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Karya masterpiece yang akan masuk dalam jajaran buku klasik - &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Herald&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau akan terus membacanya, terpukau setengah mati, terpesona, terpana. Semua&lt;br /&gt;yang bisa dilakukan oleh novel modern ada di sini - &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Guardian&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karya dengan keindahan luar biasa yang membuatmu sulit untuk berpaling. Kau akan&lt;br /&gt;terpukau hingga hilang kesadaran. - &lt;span style="font-style: italic;"&gt;The Times&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menakutkan dan brilian - &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Guardian Books of the Year&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memesona, indah, mengharukan, menyedihkan.... buku yang sangat, sangat hebat - &lt;span style="font-style: italic;"&gt;BBC Radio 4&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku yang menimbulkan kengerian dan menggugah inspirasi - &lt;span style="font-style: italic;"&gt;New York Times&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;(Disebarkan oleh Hetih, Februari 2009)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8497786469349700965-3478510799728668100?l=virusbaca.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://virusbaca.blogspot.com/feeds/3478510799728668100/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=8497786469349700965&amp;postID=3478510799728668100' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8497786469349700965/posts/default/3478510799728668100'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8497786469349700965/posts/default/3478510799728668100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://virusbaca.blogspot.com/2009/02/kuis-berhadiah-road-cormac-mccarthy.html' title='Kuis berhadiah The Road - Cormac McCarthy'/><author><name>editor</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16351512599738713257</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='02877466770054946569'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_rmmgHWzY2nE/SakkqsuMm7I/AAAAAAAAADk/4JHl7BM_OSo/s72-c/the+road.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8497786469349700965.post-5624221849920930164</id><published>2009-03-07T19:52:00.000-08:00</published><updated>2009-03-07T21:01:38.963-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pernik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lomba'/><title type='text'>DapatkanThe Tales of Beedle The Bard Gratis!</title><content type='html'>Kepingin mendapatkan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;The Tales of Beedle the Bard &lt;/span&gt;- JK. Rowling GRATIS?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Caranya gampang banget!&lt;br /&gt;Gramedia Pustaka Utama menyediakan 30 buku &lt;span style="font-style: italic;"&gt;The Tales of Beedle the Bard &lt;/span&gt;buat kamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buat kamu yang punya blog atau &lt;span style="font-style: italic;"&gt;website,  &lt;/span&gt;pasang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;banner &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;The Tales of Beedle the Bard &lt;/span&gt;di blog kamu. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Copy &lt;/span&gt;lalu pasang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;banner &lt;/span&gt;yang bisa kamu pilih di &lt;span style="font-style: italic;"&gt;header &lt;/span&gt;atau bagian kanan blog ini. Ada tiga pilihan banner yang bisa kamu sesuaikan dengan blog/situs web kamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Syaratnya:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;1. Blog bukanlah blog spam atau blog yang mengandung unsur pornografi atau SARA.&lt;br /&gt;2. Blogger harus tinggal di Indonesia.&lt;br /&gt;3. Banner minimal harus dipasang sampai tanggal 10 April 2009.&lt;br /&gt;4. Setelah banner dipasang, kirim link situs atau blog kamu ke hetih@gramedia.com dan yola@gramedia.com&lt;br /&gt;5. GPU akan memilih 30 blog/situs web pertama yang masuk. Keputusan juri dalam penentuan pemenang adalah mutlak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi tunggu apa lagi? Siapa cepat dia dapat!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;(Disebarkan oleh Hetih. Maret 2009)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8497786469349700965-5624221849920930164?l=virusbaca.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://virusbaca.blogspot.com/feeds/5624221849920930164/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=8497786469349700965&amp;postID=5624221849920930164' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8497786469349700965/posts/default/5624221849920930164'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8497786469349700965/posts/default/5624221849920930164'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://virusbaca.blogspot.com/2009/03/dapatkanthe-tales-of-beedle-bard-gratis.html' title='DapatkanThe Tales of Beedle The Bard Gratis!'/><author><name>editor</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16351512599738713257</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='02877466770054946569'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8497786469349700965.post-5374383324517866765</id><published>2009-02-24T18:44:00.000-08:00</published><updated>2009-03-04T17:32:58.358-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pernik'/><title type='text'>Memorable Opening Sentences from Novels</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Namaku Salmon, seperti nama ikan, dan nama depanku Susie. Umurku empat belas saat dibunuh pada tanggal 6 Desember 1973. Alice Sebold, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;The Lovely Bones&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Where's Papa going with that ax? E.B. White. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Charlotte's Web&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Every summer Lin Kong returned to Goose Village to divorce his wife, Shuyu. Ha Jin, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Waiting &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tak pernah terlalu memikirkan bagaimana aku akan mati---meskipun aku punya cukup alasan beberapa bulan terakhir ini---tapi kalaupun memiliki alasan, aku tak pernah membayangkan akan seperti ini. Stephenie Meyer, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Twilight&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I was born twice: first, as a baby girl, on a remarkably smogless Detroit day in January of 1960; and then again, as a teenage boy, in an emergency room near Petoskey, Michigan, in August of 1974. Jeffrey Eugenides, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Middlesex &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;What can you say about a twenty-year old girl who died?  Erich Segal, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Love Story&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;If you really want to hear about it, the first thing you'll probably want to know is where I was born, and what my lousy childhood was like, and how my parents were occupied and all before they had me, and all that David Copperfield kind of crap, but I don't feel like going into it, if you want to know the truth. J. D. Salinger&lt;span style="font-style: italic;"&gt;, The Catcher in the Rye &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;It was a nice day. Terry Pratchett and Neil Gaiman, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Good Omens&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;He was an old man who fished alone in a skiff in the Gulf Stream and he had gone eighty-four days now without taking a fish. Ernest Hemingway, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;The Old Man and the Sea&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di taman ini, saya adalah seekor burung. Terbang beribu-ribu mil dari sebuah negeri yang tak mengenal musim, bermigrasi mencari semi, tempat harum rumput bisa tercium, juga pohon-pohon yang tak pernah kita tahu namanya atau umurnya. Ayu Utami, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Saman&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;(Disebarkan oleh Hetih. Februari 2009)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8497786469349700965-5374383324517866765?l=virusbaca.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://virusbaca.blogspot.com/feeds/5374383324517866765/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=8497786469349700965&amp;postID=5374383324517866765' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8497786469349700965/posts/default/5374383324517866765'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8497786469349700965/posts/default/5374383324517866765'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://virusbaca.blogspot.com/2009/02/10-memorable-opening-sentence-from.html' title='Memorable Opening Sentences from Novels'/><author><name>editor</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16351512599738713257</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='02877466770054946569'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8497786469349700965.post-7012700832212802438</id><published>2009-02-11T18:30:00.000-08:00</published><updated>2009-02-11T18:38:11.552-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Foto'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pernik'/><title type='text'>Foto-Foto Pindahan</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Di Gedung Lama Sebelum Pindahan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_rmmgHWzY2nE/SZOKL9EOjwI/AAAAAAAAACk/BanahxdWik8/s1600-h/gpu-kenangan+terakhir.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 215px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_rmmgHWzY2nE/SZOKL9EOjwI/AAAAAAAAACk/BanahxdWik8/s320/gpu-kenangan+terakhir.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5301733124320694018" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_rmmgHWzY2nE/SZOKLuOBlCI/AAAAAAAAACc/m3lSz-EJBlE/s1600-h/gpu-rame2sblm+pindah.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 215px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_rmmgHWzY2nE/SZOKLuOBlCI/AAAAAAAAACc/m3lSz-EJBlE/s320/gpu-rame2sblm+pindah.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5301733120335254562" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tumpengan di Gedung Baru&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_rmmgHWzY2nE/SZOKws4F-8I/AAAAAAAAADU/E5W3b77zHb0/s1600-h/gpu-tumpengan.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 215px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_rmmgHWzY2nE/SZOKws4F-8I/AAAAAAAAADU/E5W3b77zHb0/s320/gpu-tumpengan.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5301733755629992898" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ceritanya ini Resepsionis&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_rmmgHWzY2nE/SZOKm230a6I/AAAAAAAAADM/_NiTt8TNTLU/s1600-h/gpu-resepsionisbaru.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 215px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_rmmgHWzY2nE/SZOKm230a6I/AAAAAAAAADM/_NiTt8TNTLU/s320/gpu-resepsionisbaru.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5301733586514504610" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ruang Rapat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_rmmgHWzY2nE/SZOKmuRv99I/AAAAAAAAADE/mvy0IfFNgQU/s1600-h/GPU-meetingroom.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 215px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_rmmgHWzY2nE/SZOKmuRv99I/AAAAAAAAADE/mvy0IfFNgQU/s320/GPU-meetingroom.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5301733584207345618" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ruang Kerja &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_rmmgHWzY2nE/SZOKldyy1KI/AAAAAAAAACs/6mtB0uV3diE/s1600-h/gpu-barukosong.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 215px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_rmmgHWzY2nE/SZOKldyy1KI/AAAAAAAAACs/6mtB0uV3diE/s320/gpu-barukosong.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5301733562602673314" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ruang Kerja (Ada Orangnya)&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_rmmgHWzY2nE/SZOKlqQzJXI/AAAAAAAAAC0/99XYtXx-8uM/s1600-h/GPU-fiksiprod.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 215px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_rmmgHWzY2nE/SZOKlqQzJXI/AAAAAAAAAC0/99XYtXx-8uM/s320/GPU-fiksiprod.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5301733565949748594" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Foto Dulu di Gedung Baru&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_rmmgHWzY2nE/SZOKmKJYH0I/AAAAAAAAAC8/yH8j4xIzRC4/s1600-h/GPU-fotoramebaru.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 215px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_rmmgHWzY2nE/SZOKmKJYH0I/AAAAAAAAAC8/yH8j4xIzRC4/s320/GPU-fotoramebaru.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5301733574508552002" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8497786469349700965-7012700832212802438?l=virusbaca.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://virusbaca.blogspot.com/feeds/7012700832212802438/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=8497786469349700965&amp;postID=7012700832212802438' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8497786469349700965/posts/default/7012700832212802438'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8497786469349700965/posts/default/7012700832212802438'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://virusbaca.blogspot.com/2009/02/foto-foto-pindahan.html' title='Foto-Foto Pindahan'/><author><name>editor</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16351512599738713257</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='02877466770054946569'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_rmmgHWzY2nE/SZOKL9EOjwI/AAAAAAAAACk/BanahxdWik8/s72-c/gpu-kenangan+terakhir.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8497786469349700965.post-2893242484193898718</id><published>2009-02-04T00:24:00.000-08:00</published><updated>2009-02-04T00:30:38.565-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lomba Resensi'/><title type='text'>Pemenang Lomba Resensi Online</title><content type='html'>Halo semua,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini adalah nama-nama blogger pemenang lomba resensi akhir tahun 2008 Gramedia Pustaka Utama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiga pemenang yang mendapatkan paket buku @Rp.300.000,- dari Gramedia Pustaka Utama adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://jodypojoh.blogdrive.com/archive/157.html"&gt;http://jodypojoh.blogdrive.com/archive/157.html&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://jodypojoh.blogdrive.com/archive/151.html"&gt;http://jodypojoh.blogdrive.com/archive/151.html&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://jodypojoh.blogdrive.com/archive/155.html"&gt;http://jodypojoh.blogdrive.com/archive/155.html&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://eviwidi.wordpress.com/2008/12/09/resensi-buku-weedflower-%E2%80%93-cynthia-kadohata/"&gt;http://eviwidi.wordpress.com/2008/12/09/resensi-buku-weedflower-%E2%80%93-cynthia-kadohata/&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://sinarbulan.multiply.com/journal/item/388/Ulasan_Novel_Terjemahan_Bos_dari_Neraka"&gt;http://sinarbulan.multiply.com/journal/item/388/Ulasan_Novel_Terjemahan_Bos_dari_Neraka&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://sinarbulan.multiply.com/journal/item/349/Ulasan_Novel_Remaja_Terjemahan_Keluarga_Penderwick"&gt;http://sinarbulan.multiply.com/journal/item/349/Ulasan_Novel_Remaja_Terjemahan_Keluarga_Penderwick&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Selamat kepada para pemenang. Terima kasih atas partisipasi teman-teman yang lain. Nantikan lomba-lomba lainnya di blog ini... :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;(Disebarkan oleh Hetih)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8497786469349700965-2893242484193898718?l=virusbaca.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://virusbaca.blogspot.com/feeds/2893242484193898718/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=8497786469349700965&amp;postID=2893242484193898718' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8497786469349700965/posts/default/2893242484193898718'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8497786469349700965/posts/default/2893242484193898718'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://virusbaca.blogspot.com/2009/02/pemenang-lomba-resensi-online.html' title='Pemenang Lomba Resensi Online'/><author><name>editor</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16351512599738713257</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='02877466770054946569'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8497786469349700965.post-1251468219579735267</id><published>2009-01-26T23:35:00.000-08:00</published><updated>2009-01-26T23:41:29.214-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pernik'/><title type='text'>Resmi Pindah Ke Kantor Baru. Yay!</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hari ini kami resmi berkantor di tempat baru. Kalau dilihat dari luar, kantor yang masih berwilayah di Palmerah ini tampak mentereng dan mewah dibanding gedung kami sebelumnya.  Kalau dulu partisi kantor berwarna biru-abu-abu, di gedung ini partisinya berwarna hijau-putih. Eniwei, nggak penting deh menceritakan deskripsi kantor baru ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita bicara soal perasaan, cieee...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari pertama masuk di kantor baru sudah diwarnai dengan hujan. Basah kuyup sampai kantor. Salah masuk pintu. Tapi nggak sempat bete karena girang mau lihat kantor  baru, hihihi. Telat 12 menit, hiks gara-gara muter-muter kampungan cari mesin absen. Kalau nggak muter telatnya paling 10 menit, hahaha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejujurnya saya merindukan kantor lama, yang lebih memberi privasi dibanding kantor sekarang yang bersistem “terbuka”. Untung kantor ini menganut prinsip, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;blogging is a must&lt;/span&gt;. Jadi ya enak-enak aja &lt;span style="font-style: italic;"&gt;blogging &lt;/span&gt;pas jam kerja. Meja kerjanya juga lebih sempit, tapi yang menyenangkan adalah jendela-jendela  besar di dekat kami. Kalau lagi bete atau suntuk bisa jadi tempat mencari ilham atau kenalan sama penghuni gedung seberang. :p&lt;br /&gt;Yang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;fun &lt;/span&gt;lagi, ada sofa di dekat tembok bagian pracetak, entah apa maksudnya, mungkin bisa buat buka pijat refleksi atau ngopi sore-sore.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak enaknya dari ruangan bersistem terbuka adalah kita nggak bisa terlalu berisik dengan menggumamkan lagu Nidji atau Letto keras-keras, tanpa didengar teman lain atau nanti dikomplain disuruh ikut audisi Indonesian Idol. Terus susah kalau telat atau makan siang kelamaan, huhuhu, pasti setengah mata akan melirik kedatangan kita di luar jam lazim. Gawat deh... masa kalau mau makan siang ke PS mesti berombongan seperti akhir tahun kemarin? Huahaha... gimana kalau ada Metro Big Sale?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan komplain melulu ah, hayo bersyukur. Hm, apa ya? Oh, saya suka dengan terangnya ruangan ini, bersihnya, jendelanya (oh, udah nyebut jendela ya?). Oh, karena saya duduk di dekat editor senior senangnya mereka suka membagikan makanan. Tadi pagi aja udah sarapan lasagna dan kue imlekan, hihihi. Bakal sehat dan gemuk nih. Dan yang jelas saya (mungkin) akan (tampak) lebih rajin karena saya duduk di antara bos dan bos. =))&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;(Disebarkan oleh Hetih)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8497786469349700965-1251468219579735267?l=virusbaca.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://virusbaca.blogspot.com/feeds/1251468219579735267/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=8497786469349700965&amp;postID=1251468219579735267' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8497786469349700965/posts/default/1251468219579735267'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8497786469349700965/posts/default/1251468219579735267'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://virusbaca.blogspot.com/2009/01/resmi-pindah-di-kantor-baru-yay.html' title='Resmi Pindah Ke Kantor Baru. Yay!'/><author><name>editor</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16351512599738713257</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='02877466770054946569'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8497786469349700965.post-7976998496381049186</id><published>2008-12-30T20:36:00.000-08:00</published><updated>2008-12-30T22:23:12.600-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Iseng'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_rmmgHWzY2nE/SVrvuPWVyAI/AAAAAAAAACE/0vW2_3_NNLo/s1600-h/angkot.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_rmmgHWzY2nE/SVrvuPWVyAI/AAAAAAAAACE/0vW2_3_NNLo/s320/angkot.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5285800690345953282" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Lokasi: &lt;/span&gt;Depan Plasa Senayan&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Hari: &lt;/span&gt;Selasa, 30 Desember 2008&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Jam: &lt;/span&gt;11.45&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tujuan: &lt;/span&gt;Makan siang (Sekalian ketemu Fanny Hartanti, pengarang MetroPop: &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Four Seasons in Belgium &lt;/span&gt;dan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;C'est La Vie&lt;/span&gt;)&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kendaraan: &lt;/span&gt;Nyewa Mikrolet 09 dari Palmerah - Plasa Senayan Rp. 30.000,- naik berdelapan dalam suasana akrab dan kekeluargaan.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tersangka: &lt;/span&gt;4 editor fiksi, 1 manajer promosi, 1 marketing spesialis fiksi, 2 sekretaris redaksi fiksi (satu nggak keliatan karena motret, thanks ya, Michelle)&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Mood: &lt;/span&gt;Iseng Banget&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8497786469349700965-7976998496381049186?l=virusbaca.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://virusbaca.blogspot.com/feeds/7976998496381049186/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=8497786469349700965&amp;postID=7976998496381049186' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8497786469349700965/posts/default/7976998496381049186'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8497786469349700965/posts/default/7976998496381049186'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://virusbaca.blogspot.com/2008/12/lokasi-depan-plasa-senayan-hari-selasa.html' title=''/><author><name>editor</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16351512599738713257</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='02877466770054946569'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_rmmgHWzY2nE/SVrvuPWVyAI/AAAAAAAAACE/0vW2_3_NNLo/s72-c/angkot.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8497786469349700965.post-7543916306482919915</id><published>2008-12-30T17:14:00.000-08:00</published><updated>2008-12-30T18:36:22.791-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pernik'/><title type='text'>I Love You, Edward</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;oleh: Ucu Agustin&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;*Kisah jatuh cinta massal saya yang kesekian,&lt;br /&gt;kali ini: terhadap Edward Cullen si vampire keren nan kelam*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wajahnya pucat, kulitnya dingin, giginya putih sempurna menyembunyikan taring beracun yang setajam silet, senyum separo-nya membuat dada berdebar, matanya berwarna topaz dan gaya serta tingkahnya yang campuran antara lelaki pemikir abad klasik dan cowok remaja introvert resah cemas yang misterius serta galau melulu, bikin hati saya deg-degan dan malam-malam, si dia jadi kepikiran. Masuk ke dalam mimpi, dan kalau keinget jadi rindu trus geli sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ahahaha. Dari tanda-tanda tersebut di atas, tahulah saya kalau kini saya lagi jatuh cinta temporer sama si dia: Edward. EDWARD CULLEN. Vampir ganteng berusia 190 tahun tapi abadi berusia 17. Vampir yang rambutnya hitam ikal, yang warna matanya bisa berubah-ubah: dari hijau menjadi keemasan, pria pemurung yang jarang senyum dan amat frustrasi dengan kenyataan bahwa dirinya adalah si penghisap haus darah dan perempuan yang dicintainya adalah si penyebar feromon yang beraroma amat ‘menggoda’, dan selalu menerbitkan liur vampirnya yang memang udah dari ‘sono’nya selalu dan senantiasa haus akan cairan merah yang mengalir di pembuluh: darah.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Lelaki misterius memang lebih menarik dari lelaki peramah. Lelaki misterius kayak kado yang belum kebuka isinya, kayak rumah berornamen gothic nan unik namun si pemilik jarang memasukkan tamu ke dalamnya. Kayak sesuatu berusia lama yang kita nggak tahu apa-apa tentangnya. Kayak sejarah yang kita pengen ketahui betul bagaimana asal mula dan perkembangannya, lantas bagaimana ia kini dan nanti ke depannya. Sesuatu yang sedikit diketahui, memang kerap mengundang kepenasaran besar yang memperlebar kolam rasa keingintahuan. Sebuah prosedur hukum alam yang sudah galib.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah Edward, Edward…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah jelas, kini saya lagi kesengsem berat sama dia. Dan pastinya, sebagaimana cewek-cewek lain di dunia (tanpa memandang usia) saya yakin saya sudah tergelincir di pinggir kolam cinta maya dan telah jatuh berkubang cinta di dalamnya bersama ribuan bahkan jutaan cewek penggemar lainnya di dunia yang juga merasakan hal yang sama saat melihat Edward Cullen bangkit dari lembar-lembar teks novel Stephenie Meyer dan mewujud dalam gambaran visual yang bergerak dengan amat memesona di layar lebar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Edward bisa membaca pikiran orang dan mendengar bisikan dari pikiran tersebut. Ia yang tercepat di antara keluarga Cullen—meski bukan yang terkuat. Kulitnya menyerupai pualam, pucat sedingin es, dan berkilauan bagai berlian saat diterpa sinar matahari. Saat musim-musim dingin dan berhujan bersijingkat pergi dari Forks—kota dengan skala hujan tertinggi di dunia—Edward dan keluarga Cullen hengkang dari pergaulan. Bilangnya lagi &lt;span style="font-style: italic;"&gt;summer vacation&lt;/span&gt;, padahal namanya juga vampir ya bo…. Tentu saja ia nggak mau identitasnya diketahui orang. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(that’s why he’s so mysterious…)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keluarga Cullen memang jenis vampir yang berbeda. Mereka vampir vegetarian dan sudah lama melakukan ‘diet ketat’ alias nggak lagi menghisap darah manusia. Carlisle sang kepala keluarga Cullen bahkan berprofesi sebagai dokter di unit gawat darurat sebuah Rumah Sakit di Forks. Di mana setiap hari ia berurusan dan menangani darah, tapi ‘pengalaman’ mengajarkannya untuk tidak mengulang sejarah kelam per-vampir-an yang seolah telah digariskan untuk selalu ‘kalap dan bernafsu’ bila melihat cairan darah segar yang tidak mereka punyai di tubuhnya. Meski tiap hari menghirup ‘aroma makanan’, tapi Carlisle sudah kayak para orang suci yang berpuasa dan senantiasa mampu menahan nafsunya. Hanya saja, itu cuma Carlisle—si kepala keluarga Cullen. Sedang para anggota keluarga? Anak-anak yang diadopsinya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah pula yang terjadi ketika Bella Swan—gadis dari kota terik Phoenix-Arizona datang ke Forks untuk tinggal dengan Charlie (papanya) dan bersekolah di sekolah yang sama dengan Edward? Salah satu anak adopsi Carlisle Cullen?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rahasia keluarga Cullen terancam, karena cinta Edward membukakan kejujuran. Pada Bella—gadis manusia biasa yang penasaran karena Edward seolah menyesal telah menyelamatkannya (Bella hampir mati tertabrak mobil di halaman sekolah, andai Edward tidak datang menyelamatkannya dengan kecepatan dan kekuatan luar biasa), Edward bilang, “Bagaimana kalau aku bukan superhero? Bagaimana kalau aku adalah makhluk yang jahat?”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak kedatangan Bella, hidup Edward memang jadi sesak. Edward berduka karena menahan cinta. Akan apa jadinya bila vampir bercinta dengan manusia? Bagaimana bila si gadis terluka dan darah keluar dari ujung permukaan kulitnya? Akankah Edward menghisapnya? Atau mungkinkah ia akan membiarkan si terkasih tanpa memberikan pertolongan sedikitpun? Dengan cara apa ia akan terus bisa menahan ‘godaan’ untuk tidak mencicip rasa darah Bella yang amat ia inginkan? Takutkah Bella akan Edward?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DILEMA. Sungguh cinta yang terlarang untuk dijalani bukan? Dan di pantai, saat cinta telah menjerat mahluk berbeda klan yang bisa diibaratkan seperti serigala yang jatuh cinta pada domba, Edward pun membuka rahasia keberadaan kaum vampire yang untuk tetap bisa survive dan terus bisa hidup di antara manusia, sebagian dari mereka ternyata telah lama mengakomodir perkembangan jaman: menjalani hidup dengan cara vegetarian, tapi “Ibarat manusia yang selalu makan tofu, ada sesuatu yang tidak terpuaskan,” tandasnya ke Bella dengan wajah murung kelam yang selalu saya sukai itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya tuhan, gimana saya nggak bisa suka sama dia? Di abad yang begini gemerlap, ada makhluk demikian gelap dengan suasana hati yang selalu murung dan waspada serta was-was tapi juga penuh cinta dan merana. Makhluk ganteng tapi bahaya. Makhluk yang membangkitkan imajinasi dan juga memperdaya pesona. Edward Cullen tuh bagi saya seperti anugerah di masa krisis global, pengalih perhatian yang sangat fantastis di tengah permasalahan peradaban milenium yang demikian sesak dari soal-soal semacam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;climate change, &lt;/span&gt;mencairnya es di kutub utara, korupsi yang membengkak di pemerintahan dunia ketiga, perkara &lt;span style="font-style: italic;"&gt;global warming &lt;/span&gt;yang terus mengancam lingkungan kita, sampai bangkrutnya bank dunia dan melemahnya bursa saham Wall Street serta gosip kedatangan makhluk asing dari planet luar bumi yang akan datang pada tahun 2012.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;EDWARD!&lt;br /&gt;EDWAR CULLEN!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;For me, you are lover, saviour.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Semua yang didambakan imajinasi&lt;br /&gt;Memenuhi segala fantasi. Ahahahaha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Edward gelap tapi ‘benderang’. Keren dan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;compatible &lt;/span&gt;dengan zaman tapi terlarang. Berbahaya tapi mengundang. Vampir tapi puasa ngisap darah. Ganas tapi lembut hatinya. Berusia ratusan tahun tapi muda abadi, selamanya bertubuh 17.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apanya coba yang harus ditakutin kalau ada vampir sekeren Edward muncul begitu saja di hadapan saya? Seperti yang diucapkan Madonna dalam lagunya &lt;span style="font-style: italic;"&gt;BEAUTIFUL STRANGER&lt;/span&gt;, saya dengan pasti akan mengambil langkah si aku dalam nyanyian tersebut: &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“kalau aku pintar harusnya aku menghindar, tapi aku tidak, makanya ku terus maju ke depan. Memandang dan menemuimu… wahai kau sang orang asing yang amat memukau…”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yup. Edward berusaha menghindari Bella saat pertama bertemu. ‘Bau’ Bella benar-benar menggodanya, tubuh Bella benar-benar diinginkannya, namun pikiran Bella… sama sekali tak bisa Edward baca. Seterang siang, ia bisa membaca pikiran orang dan mendengar bisikan yang berbunyi dalam benak, tapi Bella seperti lubang gelap. Sedikitpun, Edward tak bisa tahu apa yang dipikirkan Bella dalam benak. Dan bagi Bella sendiri, penghindaran Edward tak bisa diterimanya. Ia tahu, sebagian hatinya telah amat tertarik pada salah satu anggota keluarga Cullen tersebut. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Cullen’s family &lt;/span&gt;yang dikenal ‘aneh’ dan eksentrik di sekolahnya, yang tak berteman kecuali dengan anggota keluarga mereka sendiri, tidak makan saat istirahat siang, dan meski baik—bagi sebagian besar anak sekolah di SMA tersebut, anggota keluarga Cullen terasa menguarkan aura yang kerap mengancam dan membuat mereka ketakutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi kalau kata saya sih, cuma cewek bodoh yang pergi menjauhi Edward. Keren parah gitu, gila! Alih-alih pergi, saya mah malah akan bertindak seperti Bella: langsung jatuh cinta pada pandangan pertama. Ahahaha. Ya iya lah! Pasti cuma cewek bodoh yang lari terbirit begitu tahu siapa sebenarnya cowok keren yang ada di hadapannya: Vampire. Alih-alih ngibrit kabur, Saya kayaknya justru akan langsung menurunkan kerah baju saya dan minta Edward buat menggigitnya. Ketemu vampire di abad milenium kayak geneeeeeeeee?! Pasti cuma manusia yang punya karma masa lalu yang bagus yang bisa mendapatkan anugerah serta kesempatan tersebut. KETEMU SAMA MAKHLUK PRASEJARAH, man! Huhuhuhuhu. Mau, mau, mauuuuuuuuuuu!!!! Saya mau ketemu Edward!!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulisan ini dikutip dari Akun Facebook &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ucu Agustin&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ucu Agustin &lt;/span&gt;adalah cerpenis yang karya-karyanya tersebar di media massa, novelis pemenang penghargaan, sutradara yang memperoleh sejumlah pujian untuk sejumlah karya dokumenternya. Karya-karya yang pernah diterbitkannya antara lain novel Metropop: Being Ing (GPU, 2005) dan kumpulan cerpen Dunia di Kepala Alice (GPU, 2006).  Film dokumenter terbaru Ucu Agustin bisa disaksikan dalam film &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Pertaruhan &lt;/span&gt;(2008), yang diputar di Jiffest 2008 dan diputar terbatas di sejumlah layar bioskop di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8497786469349700965-7543916306482919915?l=virusbaca.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://virusbaca.blogspot.com/feeds/7543916306482919915/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=8497786469349700965&amp;postID=7543916306482919915' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8497786469349700965/posts/default/7543916306482919915'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8497786469349700965/posts/default/7543916306482919915'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://virusbaca.blogspot.com/2008/12/i-love-you-edward.html' title='I Love You, Edward'/><author><name>editor</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16351512599738713257</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='02877466770054946569'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8497786469349700965.post-2293998429899419081</id><published>2008-12-23T16:45:00.000-08:00</published><updated>2008-12-23T17:07:09.993-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Iseng'/><title type='text'>Menunggu Hujan THR</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;Eh ujan gerimis aje, ikan bawal diasinin...&lt;br /&gt;Kalo editor lagi bete, payung nganggur diojekin...&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_rmmgHWzY2nE/SVGGUbTC0uI/AAAAAAAAAB8/0WydafB88GU/s1600-h/Hujan+di+kantor1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 324px; height: 246px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_rmmgHWzY2nE/SVGGUbTC0uI/AAAAAAAAAB8/0WydafB88GU/s320/Hujan+di+kantor1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5283151523365442274" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Sebenarnya kami multitalented. Bisa ngedit, bisa nulis, bisa ngeMC, bisa nyanyi, bisa akting.&lt;br /&gt;Sayang... belum ada produser yang tahu bakat terpendam kami.&lt;br /&gt;Sekalian nich, promosiin diri.&lt;br /&gt;Dari kiri ke kanan: Vera Malakiano, Tanti Lawra Kiehl, Hetih Wimala, Dharmarandah, dan Siska Early.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8497786469349700965-2293998429899419081?l=virusbaca.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://virusbaca.blogspot.com/feeds/2293998429899419081/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=8497786469349700965&amp;postID=2293998429899419081' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8497786469349700965/posts/default/2293998429899419081'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8497786469349700965/posts/default/2293998429899419081'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://virusbaca.blogspot.com/2008/12/di-bawah-payung-cinta.html' title='Menunggu Hujan THR'/><author><name>editor</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16351512599738713257</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='02877466770054946569'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_rmmgHWzY2nE/SVGGUbTC0uI/AAAAAAAAAB8/0WydafB88GU/s72-c/Hujan+di+kantor1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8497786469349700965.post-7105751372071750848</id><published>2008-12-20T04:31:00.000-08:00</published><updated>2008-12-20T05:25:31.434-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pernik'/><title type='text'>Pindahan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_rmmgHWzY2nE/SUzpq0Jeq9I/AAAAAAAAAB0/muiK6uGSh8I/s1600-h/moving.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 166px; height: 170px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_rmmgHWzY2nE/SUzpq0Jeq9I/AAAAAAAAAB0/muiK6uGSh8I/s320/moving.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5281853384760929234" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Saya paling tidak menyukai kegiatan beres-beres. Meja kerja saya berantakan seperti kena hantaman badai. Tapi beberapa minggu ke depan saya harus membereskan meja kerja saya karena GPU akan pindahan gedung ke gedung cantik nan megah tanggal 15 Januari 2009. Sebenarnya pindahnya cuma ke gedung sebelah, tapi tetap saja kan kita tidak bisa melakukan beam ala &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Star Trek.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Di antara kesibukan berberes, tentu saja kami menemukan harta karun. Ketika menemukan buku-buku yang nyaris terlupakan kami berteriak kegirangan. “Waks, ada &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Midnight in Garden of Good and Evil &lt;/span&gt;nih...” Belum lagi ditambah dengan teman-teman yang membagikan buku-buku lama yang tersimpan di kolong meja atau terlupakan di sudut mana.  Ada buku seperti &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Jonathan Livingston Seagull &lt;/span&gt;yang pernah saya baca di perpustakaan SMP dulu. Atau buku-buku besar seperti &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Gone with the Wind &lt;/span&gt;yang mengingatkan saya pada masa SMA ketika pertama kali membaca buku itu dan tak pernah menyangka suatu hari kemudian saya bisa berkenalan dengan penerjemahnya. Atau cetakan lama tahun 1980-an novel-novel Mira W. Yang ketika saya baca waktu SMP-SMA dulu selalu membuat saya bermimpi bisa menjadi bagian dari penerbitan buku semacam ini. Obsesi aneh yang tak pernah bisa dipahami oleh orangtua saya sampai sekarang adalah keinginan saya untuk menjadi bagian dari penerbitan buku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Kenangan membanjir seiring kesibukan yang kadang bikin rese dan membuat sebagian dari kami memilih jadi pemulung daripada bekerja. Lucunya, kadang buku-buku yang disimpan bertahun-tahun lalu dan dianggap memiliki arti penting tak terkira lama-lama hanya jadi koleksi. Selama bertahun-tahun buku itu dibiarkan tak tersentuh, dan baru pada saat seperti ini kami sadar bahwa “hei, aku baru ingat ada buku itu di sana.” Dan ketika melihat buku tertentu, saya baru ingat, Ah, ini dia buku yang pernah membuatku menangis dan tertawa bersamaan. Tapi setelah tahun berlalu, buku itu hanya jadi koleksi semata, koleksi yang makin lama makin bertambah dan membuat tidak ada cukup ruang lagi untuk menampungnya. Kini  sudah tiba saatnya menyerahkan kepemilikan buku tersebut kepada orang lain. Jika tidak, tidak ada ruang yang cukup untuk menampung buku-buku lain yang sudah menunggu kesempatan menyentuh hati kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya selalu percaya setiap buku pada waktu tertentu memiliki jalannya sendiri untuk masuk ke hati seseorang. Bagaimana sebuah buku yang sama bisa saja menyentuh hati seseorang sedemikian rupa, sementara buku yang sama tidak memiliki kekuatan magis itu terhadap orang lain. Waktu yang tepat juga menjadi unsur penting. Buku yang kita baca sepuluh tahun lalu dan mengguggah kita sedemikan rupa, misalnya, ternyata tidak memiliki efek magis yang sama jika kita baca sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sambil mengorek-ngorek harta karun, saya tetap benci beres-beres pindahan ini. Tapi melihatnya melalui sudut lain, memandangi jejak waktu yang bergerak seiring dengan membongkar pernak-pernik buku atau benda-benda lain yang menjadi catatan perjalanan saya bekerja di kantor ini selama hampir sembilan tahun, saya jadi punya semangat baru lagi. Yah, walaupun dalam hati terus berharap bisa berkata,&lt;span style="font-style: italic;"&gt; “Scotty, please beam all my things to my new office.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;(Disebarkan oleh Hetih. Desember 2008)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Gambar dari: www.fotosearch.com &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8497786469349700965-7105751372071750848?l=virusbaca.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://virusbaca.blogspot.com/feeds/7105751372071750848/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=8497786469349700965&amp;postID=7105751372071750848' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8497786469349700965/posts/default/7105751372071750848'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8497786469349700965/posts/default/7105751372071750848'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://virusbaca.blogspot.com/2008/12/pindahan.html' title='Pindahan'/><author><name>editor</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16351512599738713257</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='02877466770054946569'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_rmmgHWzY2nE/SUzpq0Jeq9I/AAAAAAAAAB0/muiK6uGSh8I/s72-c/moving.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8497786469349700965.post-738234036353551240</id><published>2008-12-12T00:17:00.000-08:00</published><updated>2008-12-18T17:56:26.033-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pernik'/><title type='text'>Sedikit Fakta Tentang Bangsawan  &amp; Tips Menjadi Lady ala Historical Romance</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bulan Oktober 2008 GPU menerbitkan novel historical romance karangan Lisa Kleypas,&lt;a href="http://gramedia.com/buku_detail.asp?id=IJJN4659&amp;amp;kat=4"&gt; &lt;/a&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;a href="http://gramedia.com/buku_detail.asp?id=IJJN4659&amp;amp;kat=4"&gt;Rahasia Malam Musim Panas&lt;/a&gt;. &lt;/span&gt;Nah, tanggal 23 Desember, buku lanjutannya akan muncul. Judulnya? &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Suatu Hari Di Musim Gugur (It Happened One Autumn). &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemeran utamanya kali ini Lillian Bowman, putri OKB (Orang Kaya Baru) dari Amerika dan Marcus, Earl of Westcliff.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbeda dengan buku pertama, di sini kita diperkenalkan lebih jauh dengan tata cara dan adat kebangsawanan Inggris.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sedikit fakta tentang tata cara kebangsawanan Inggris:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Tidaklah sopan untuk memanggil seseorang dengan nama kecilnya. Bahkan seorang istri pun kalau mau memanggil suaminya di depan umum harus memanggilnya dengan sebutan gelarnya. Misalnya, Annabelle memanggil suaminya dengan Mr. Hunt, bukan Simon. Ibu Marcus memanggil putranya dengan My Lord, bukan dengan nama kecilnya. &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Tidaklah baik bagi seorang wanita lajang untuk menghabiskan waktu berduaan bersama pria tanpa kehadiran pendamping. Reputasi wanita itu bisa tercemar, dan pria bakal enggan menikahinya.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Secara status, Viscount (anak laki-laki Duke) berada di bawah Earl. Tapi ketika Duke mangkat, dan Viscount mendapat gelar Duke, maka statusnya berada di atas Earl. Makanya Lord St. Vincent sekarang masih berada di bawah Earl of Westcliff. Tapi kalau ayahnya mangkat, Lord St. Vincent akan menjadi Duke, dan Earl of Westcliff akan berada di bawah St. Vincent.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Hanya &lt;span style="font-style: italic;"&gt;duke/duchess &lt;/span&gt;yang boleh dipanggil Your Grace. Bangsawan lain hanya boleh dipanggil dengan sebutan Lord/Lady.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Kalau pasangan Duke disebut Duchess, pasangan Earl disebut Countess. Nah, saat Earl senior mangkat, gelarnya diwariskan kepada anak laki-lakinya. Kalau saat itu si anak laki-laki belum menikah, maka yang menjadi Countess tetaplah ibunya. Tapi ketika sang earl menikah, maka ibunya akan menjadi Dowager Countess, dan istrinyalah yang menjadi Countess. Buat lebih gampangnya, dowager itu istilah keren bangsawan buat “janda”. Dan yang boleh disebut &lt;span style="font-style: italic;"&gt;dowager &lt;/span&gt;adalah mereka yang almarhum suaminya bergelar, dan pewaris gelar saat ini adalah keturunan langsung almarhum suaminya. Jadi selain buat ibu, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;dowager &lt;/span&gt;bisa juga digunakan untuk ibu tiri, nenek, dan janda pemangku gelar sebelumnya. &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Jadi nih, begitu Lillian menjadi istri Marcus, Lillian-lah yang menjadi Countess of Westcliff, sementara ibu Marcus menjadi Dowager Countess.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Nah, semoga sekarang nggak bingung lagi kalau baca novel Historical Romance ya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sebagai penutup, berikut ada tips menjadi &lt;span style="font-style: italic;"&gt;lady &lt;/span&gt;dari Countess of Westcliff, ibu Marcus. Silakan disimak: &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;1. Seorang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;lady &lt;/span&gt;tidak pernah membiarkan tulang punggungnya menyentuh sandaran kursi. Dia harus duduk tegak.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;2. Saat perkenalan:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;- Jika perkenalan terjadi antara dua wanita muda, seorang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;lady &lt;/span&gt;boleh berjabatan tangan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;- Jika perkenalan terjadi antara pria dan wanita, sang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;lady &lt;/span&gt;harus menunggu sampai si pria menghampirinya, lalu membungkukkan badan sedikit, tapi tidak boleh berjabatan tangan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;3. Seorang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;lady &lt;/span&gt;tidak boleh membungkuk kepada pria yang tidak diperkenalkan padanya meskipun ia sudah sering melihat, bertemu, atau bercakap-cakap dengan pria itu. Kalau perkenalan resmi belum terjadi, seorang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;lady &lt;/span&gt;hanya perlu mengangguk singkat.  Sekalipun pria itu sudah menolongnya, selama sang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;lady &lt;/span&gt;belum diperkenalkan secara resmi, dia hanya boleh mengangguk dan mengucapkan terima kasih, tanpa membungkukkan badan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;4. Seorang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;lady &lt;/span&gt;tidak boleh meminta menambah anggur saat makan malam. Hanya tamu pria yang boleh minta tambah minum anggur, tamu wanita tidak boleh.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;5. Makanan penutup dan kudapan kecil hanya boleh dimakan menggunakan garpu, bukan sendok, dan tidak boleh dibantu pisau.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;6. Seorang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;lady &lt;/span&gt;tidak boleh mengungkapkan isi pikirannya sendiri. Sekalipun ditanya, dia hanya boleh mengulang apa yang dikatakan pria.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;7. Seorang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;lady &lt;/span&gt;tidak boleh mengumpat. Tidak boleh berbicara, apalagi tertawa dengan suara lantang. Dan jelas tidak boleh membersit hidung keras-keras seperti gajah bersin.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;8. Seorang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;lady &lt;/span&gt;tidak boleh berterima kasih pada pelayan. Seperti kata Countess, “Kau tidak perlu berterima kasih kepada pelayan sama seperti kau tidak perlu berterima kasih kepada kuda karena membiarkanmu menungganginya, atau meja karena sudah menampung piring yang diletakkan di atasnya.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;9. Seorang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;lady &lt;/span&gt;tidak boleh menyebut anggota tubuhnya pada lawan jenis. Bilang “perut” pun tabu lho!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;10. Seorang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;lady&lt;/span&gt; tidak boleh terlibat akitvitas fisik di luar ruangan seperti memainkan permainan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;rounders&lt;/span&gt; (semacam permainan kasti), apalagi berlari-lari dalam pakaian dalam dengan alasan susah berlari sambil memakai rok!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;So, how lady are you? :)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;(Disebarkan oleh Dharma. Desember 2008)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8497786469349700965-738234036353551240?l=virusbaca.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://virusbaca.blogspot.com/feeds/738234036353551240/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=8497786469349700965&amp;postID=738234036353551240' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8497786469349700965/posts/default/738234036353551240'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8497786469349700965/posts/default/738234036353551240'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://virusbaca.blogspot.com/2008/12/edikit-fakta-tentang-bangsawan-tips.html' title='Sedikit Fakta Tentang Bangsawan  &amp; Tips Menjadi Lady ala Historical Romance'/><author><name>editor</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16351512599738713257</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='02877466770054946569'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8497786469349700965.post-7342099177027164702</id><published>2008-12-14T18:18:00.000-08:00</published><updated>2008-12-14T18:23:19.570-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lomba Resensi'/><title type='text'>Lomba Resensi Online Akhir Tahun 2008</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Akhir tahun 2008 segera tiba. Berbagai gagasan dan resolusi untuk tahun baru muncul, hm, mau baca buku apa ya tahun depan?  Untuk bulan Desember ini, GPU mengadakan lomba resensi online yang asyik banget buat para pecinta buku. Kali ini hadiahnya paket buku @Rp300.000,- untuk tiga pemenang. Caranya gampang banget. Kirimkan resensi, link beserta resensi online buku GPU yang menurutmu paling menggugah, paling menyentuh hati, paling disukai, pokoknya buku GPU paling oke punya deh sepanjang tahun 2008.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau masih ada buku GPU paling oke yang belum dibuat resensinya, tenang aja, masih ada waktu untuk menguploadnya ke blog atau wesbite karena batas waktu lomba resensi ini sampai 15 Januari 2009.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oya, maksimal resensinya 3 buku. Biar jurinya nggak keder bacanya.&lt;br /&gt;Kirimkan link dan resensinya via e-mail ke hetih@gramedia.com dan nung@gramedia.com. Atau silakan memasang linknya di komen postingan ini. Biar lebih afdol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keputusan juri mutlak dan tidak diadakan surat-menyurat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;(Disebarkan oleh Hetih. Desember 2008)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8497786469349700965-7342099177027164702?l=virusbaca.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://virusbaca.blogspot.com/feeds/7342099177027164702/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=8497786469349700965&amp;postID=7342099177027164702' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8497786469349700965/posts/default/7342099177027164702'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8497786469349700965/posts/default/7342099177027164702'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://virusbaca.blogspot.com/2008/12/lomba-resensi-online-akhir-tahun-2008.html' title='Lomba Resensi Online Akhir Tahun 2008'/><author><name>editor</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16351512599738713257</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='02877466770054946569'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8497786469349700965.post-7272512969791033074</id><published>2008-12-09T17:53:00.000-08:00</published><updated>2008-12-09T17:59:04.857-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tips'/><title type='text'>Mau Jadi Penulis? Jadilah Pembaca</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Minggu lalu seorang sahabat saya menyatakan dia ingin menulis buku. Tentu saja saya sambut baik keinginan itu, siapa tahu cocok, saya bisa merekomendasikan buku karyanya itu ke kantor, lalu terbit, dan terjadilah yang namanya win-win situation—semua senang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka kami membahas buku yang ingin dia tulis tersebut, yang adalah buku kumpulan resep. Dalam bayangannya, dia ingin membuat buku hard cover ukuran besar, dan memuat sekitar 100 resep. Tapi dia ingin menujukan buku tersebut bagi ibu-ibu muda yang baru menikah dan belajar masak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waduh, saya langsung menebak bahwa sahabat saya ini kurang mengenal target market-nya. Sekarang bayangkan dulu buku hard cover berukuran besar yang luks, isinya 100 resep sehingga tentu cukup tebal. Bayangkan harganya. Saya taksir harganya mungkin sekitar Rp100.000.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Setelahnya bayangkan ibu muda yang baru belajar masak. Buku macam apa yang akan dia beli? Mungkin buku tipis yang bisa dilipat dan dibawa ke dapurnya untuk disandarkan di dinding, tempat dia bisa membaca langkah demi langkah memasak yang harus dia lakukan. Mungkin buku yang spesifik membahas jenis masakan tertentu seperti masakan sayuran, masakan ayam, atau masakan sea food. Dan karena dia ibu muda yang mungkin baru menikah dan mungkin keuangan keluarganya belum stabil, maka saya rasa dia akan memilih membeli buku masak yang range harganya sekitar Rp15.000-30.000.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang apa hubungannya ilustrasi ini dengan judul posting di atas? Kembali ke pemikiran saya bahwa sahabat saya itu tidak mengenal &lt;span style="font-style:italic;"&gt;target market&lt;/span&gt;-nya. Menurut saya, setiap pengarang harus mengerti target tulisannya. Pengarang novel remaja mesti mengenal dunia remaja. Pengarang novel percintaan harus kenal dunia ibu-ibu atau perempuan dewasa muda yang banyak membeli jenis novel begitu. Pengarang &lt;span style="font-style:italic;"&gt;travel writings &lt;/span&gt;harus tahu kesukaan para&lt;span style="font-style:italic;"&gt; backpacker&lt;/span&gt;. Dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum mulai menulis, sebaiknya seorang penulis menempatkan diri atau membayangkan dirinya menjadi pembaca buku yang akan ditulisnya itu. Atau okelah, kalau terlalu lama membayang-bayangkan nanti ide tulisannya lenyap. Jadi, oke, buatlah dulu tulisan itu. Tumpahkanlah dulu semua keluar. Setelahnya, sebelum minta pendapat orang terdekat (bukankah pembaca pertama selalu orang-orang terdekat?), coba bayangkan diri kamu jadi pembacanya. Bukan sebagai diri kamu—kamu harus keluar dari diri kamu, harus jadi orang lain (karena pengarang kadang tidak bisa melihat lubang-lubang pada tulisannya sendiri). Bayangkan diri kamu ada di toko buku dan melihat buku karya kamu itu sudah terbit dan dipajang di rak. Apa yang akan kamu lakukan? Apakah kamu akan mengambilnya? Membaca sinopsisnya? Atau... melewatinya begitu saja?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau kira-kira yang terjadi yang terakhir, waks! Pahitnya, lebih baik kamu simpan saja naskah itu. Tapi yang lumayan asem saja, yah, kamu jadi bisa melontarkan pertanyaan, kenapa kira-kira naskah itu jadi naskah yang dilewati? Dari situ mungkin kamu bisa memperbaikinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari sudut pandang pembaca/pembeli buku, kamu bisa mendapat poin-poin penting bagi naskah kamu. Kamu bisa menelaah ulang apakah tema yang kamu angkat dalam tulisan kamu cukup menarik? Apakah pembaca mendapat keuntungan tertentu setelah membaca karya kamu (tambahan pengetahuan atau kepuasan)? Apakah cover yang kamu bayangkan cukup eye-catching untuk bersaing dengan ribuan atau bahkan jutaan buku lain di toko buku? Apakah sinopsis yang kamu rancang bisa menarik perhatian calon pembaca sehingga mau membeli buku kamu? Bahkan sampai ke hal-hal praktis seperti apakah buku ini nanti akan terlalu tebal sehingga pembaca malas mulai membacanya (meskipun &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Twilight Saga &lt;/span&gt;sudah begitu ngetop, salah satu teman tetap malas membacanya karena melihat ketebalannya), apakah kamu bisa minta pada penerbit untuk men-setting ukuran khusus sehingga buku kamu gampang dibawa-bawa oleh pembaca? Atau apakah kamu bisa minta jenis kertas khusus sehingga buku kamu ringan bila dibawa atau harganya bisa lebih murah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua ini akan lebih membantu kamu saat mencipta. Kamu jadi punya bayangan yang utuh akan karya akan akan kamu ciptakan, dalam bahasan ini adalah buku yang kamu karang. Kalau kamu punya gambaran yang utuh, kamu akan lebih semangat mengerjakan naskah kamu, dan naskah kamu juga akan lebih mudah tembus ke penerbit. Jadilah pembaca pertama naskah kamu sendiri, bayangkan kekurangan dan kelebihannya, dan selamat berkarya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;(Disebarkan Oleh Donna)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8497786469349700965-7272512969791033074?l=virusbaca.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://virusbaca.blogspot.com/feeds/7272512969791033074/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=8497786469349700965&amp;postID=7272512969791033074' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8497786469349700965/posts/default/7272512969791033074'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8497786469349700965/posts/default/7272512969791033074'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://virusbaca.blogspot.com/2008/12/mau-jadi-penulis-jadilah-pembaca.html' title='Mau Jadi Penulis? Jadilah Pembaca'/><author><name>editor</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16351512599738713257</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='02877466770054946569'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8497786469349700965.post-9037063867379589875</id><published>2008-12-04T20:03:00.000-08:00</published><updated>2008-12-06T05:10:08.958-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ulasan'/><title type='text'>Kalender Raksasa Dengan 365 Jendela</title><content type='html'>&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://gramedia.com/buku_images/ILCK4110big.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5273217618956451842" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 180px; CURSOR: pointer; HEIGHT: 250px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://gramedia.com/buku_images/ILCK4110big.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku kalender dengan 365 jendela. Setiap hari, satu jendela. Bukan hanya untuk dibaca, buku ini juga bisa digantung di kamar sehingga setiap pagi kamu bisa membuka jendela baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap hari ada kejutan baru: gambar dan syair lucu dari Januari sampai Desember. Setiap bulan memiliki tema yang berbeda supaya kita dapat mengungkap rahasia musim-musim sepanjang tahun bersama tokoh-tokoh lucu ciptaan Tony Wolf.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Intip isinya:&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_rmmgHWzY2nE/STp0mBXr1RI/AAAAAAAAAA8/hdx_o2thePc/s1600-h/Foto067.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5276658109969585426" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 296px; CURSOR: hand; HEIGHT: 400px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_rmmgHWzY2nE/STp0mBXr1RI/AAAAAAAAAA8/hdx_o2thePc/s400/Foto067.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_rmmgHWzY2nE/STp5UAleSvI/AAAAAAAAABU/71lcMc7hIJs/s1600-h/Foto068.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 301px; height: 400px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_rmmgHWzY2nE/STp5UAleSvI/AAAAAAAAABU/71lcMc7hIJs/s400/Foto068.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5276663298079476466" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;(Disebarkan oleh Dini. Desember 2008)&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8497786469349700965-9037063867379589875?l=virusbaca.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://virusbaca.blogspot.com/feeds/9037063867379589875/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=8497786469349700965&amp;postID=9037063867379589875' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8497786469349700965/posts/default/9037063867379589875'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8497786469349700965/posts/default/9037063867379589875'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://virusbaca.blogspot.com/2008/12/kalender-raksasa-dengan-365-jendela.html' title='Kalender Raksasa Dengan 365 Jendela'/><author><name>editor</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16351512599738713257</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='02877466770054946569'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_rmmgHWzY2nE/STp0mBXr1RI/AAAAAAAAAA8/hdx_o2thePc/s72-c/Foto067.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8497786469349700965.post-1907602960947689013</id><published>2008-12-02T00:03:00.001-08:00</published><updated>2008-12-02T01:14:56.320-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pernik'/><title type='text'>Kenapa GPU Menerbitkan Twilight?</title><content type='html'>Hm, itu pertanyaan yang punya jawaban menarik. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya mau buka cerita sedikit nih tentang proses pengambilan keputusan GPU menerbitkan Twilight-Stephenie Meyer. Selama hampir sembilan tahun saya bekerja di GPU, Twilight adalah buku yang setahu saya diambil rights-nya berdasarkan dorongan hati dan emosi. Kenapa? Novel ini diambil rights-nya semata-mata karena editor-editor yang membacanya “jatuh cinta” pada Edward. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua editor GPU membacanya pada saat yang nyaris bersamaan, dan belum selesai buku itu dibaca, keduanya langsung memutuskan untuk mengambil hak terjemahan buku ini dengan alasan, “Ya ampunnnn, buku ini keren banget. Nggak tahan gue sama Edward-nya. Aduhhhh.... Romantis bangeeeet.” (yeah, yeah, kami semua jadi lembek seperti tahu dan berubah jadi abege lagi bila membahas Twilight, dan yeah saya salah satu editor itu.)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah buku ini diambil rights-nya, dari editor, buku ini berpindah ke tangan sekretaris dan marketing, dan semuanya kelepek-kelepek kelenger pada  kisah cinta Edward dan Bella. Tidak kurang dari tiga bulan sejak buku ini “diributkan” di kantor, sebagian besar perempuan berusia 25-45 tahun di kantor telah membacanya, bahkan pernah menjadi bahan obrolan di rapat redaksi. (Cowok-cowok itu nggak ngerti kenapa cewek-cewek di kantor seperti kalap setiap kali bicara soal Twilight). Mata kami berbinar dan kata-kata seperti, “Uhhh”, “Ahhh” mengiringi penggambaran sosok Edward.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sewaktu GPU mengambil hak terjemahan novel ini pada pertengahan tahun 2007, Twilight ini  merupakan novel yang “tidak dilirik” oleh penerbit-penerbit lain di Indonesia, (untunglah :p). Padahal buku ini sebenarnya bukan buku baru. Twilight pertama kali terbit tahun 2005 dan menjadi fenomenal mulai akhir tahun 2007 ketika jutaan pembaca menanti-nantikan lanjutan buku ketiganya, Eclipse. Gejala ledakan Twilight ini sebenarnya sudah terasa pada Frankfurt Book Fair 2007, walaupun ketika itu tampilan buku fiksi yang meraksasa adalah Golden Compass-nya Philip Pullman. Baru pada awal tahun 2008, serbuan demam Twilight meledak dan menyebar ke seluruh dunia, terutama ketika berita tentang filmnya makin menghebohkan. Dan tidak ketinggalan pula di Indonesia yang terjangkit demam Edward ketika Twilight diterbitkan dalam bahasa Indonesia pada Februari 2008.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demam novel ini tidak cuma menjangkiti remaja dan dibahas dalam majalah-majalah ABG, berbagai majalah wanita dewasa tidak ketinggalan mengulas habis Twilight ini. Tidak hanya anak-anak ABG yang jadi penggila seri ini, tapi wanita dewasa, ibu-ibu, bahkan Barack Obama juga membacanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini selama tahun 2008, oplah cetak Twilight sudah hampir mencapai angka 50.000 eksemplar, dan hampir sebulan sekali cetak ulang. New Moon (Dua Cinta) sudah mencapai oplah 35.000 eksemplar. Bahkan  cetakan pertama buku ketiganya, Eclipse (Gerhana) langsung dicetak sebanyak 12.000 eksemplar pada cetakan pertamanya untuk memenuhi permintaan toko buku, dan kini sudah memasuki cetakan keempat. Diprediksi pada tahun 2009, Twilight Saga ini masih akan menguasai toko buku Indonesia dengan terbitnya Breaking Dawn. Angka yang lumayan kan, berdasarkan keputusan impulsif yang cewek banget?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Disebarkan oleh Hetih. Desember 2008)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8497786469349700965-1907602960947689013?l=virusbaca.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://virusbaca.blogspot.com/feeds/1907602960947689013/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=8497786469349700965&amp;postID=1907602960947689013' title='8 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8497786469349700965/posts/default/1907602960947689013'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8497786469349700965/posts/default/1907602960947689013'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://virusbaca.blogspot.com/2008/12/kenapa-gpu-menerbitkan-twilight.html' title='Kenapa GPU Menerbitkan Twilight?'/><author><name>editor</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16351512599738713257</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='02877466770054946569'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>8</thr:total></entry></feed>